Senin, 02 November 2026

Alamak !!! Kuasa Hukum Bank Mandiri Hindari Wartawan, Hakim Kembali Minta Tergugat Nomor 30 Hadir

Medan, Amphibi News– Sikap kuasa hukum Bank Mandiri yang memilih bungkam dan meninggalkan awak media usai persidangan gugatan PT Toba Surimi Industries Tbk (PT TSI) di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (2/11/2026), menjadi sorotan.

Persidangan yang berlangsung di Ruang Cakra 5 PN Medan tersebut dipimpin hakim Frans Effendi Manurung, SH. Dalam persidangan terbuka untuk umum itu, kuasa hukum Bank Mandiri selaku pihak tergugat menyerahkan sejumlah berkas kepada majelis hakim dan kuasa hukum PT TSI selaku pihak penggugat.

Majelis hakim kemudian menetapkan sidang lanjutan pada 9 November 2026 dan secara khusus meminta *Tergugat Nomor 30* untuk hadir.

Permintaan tersebut menjadi perhatian karena pemanggilan terhadap Tergugat Nomor 30 diketahui telah dilakukan sebanyak dua kali sebelumnya.

*Dimintai Klarifikasi, Kuasa Hukum Justru Tinggalkan Wartawan*

Usai persidangan, awak media berupaya meminta keterangan kepada kuasa hukum Bank Mandiri mengenai perkembangan gugatan dan persoalan yang muncul selama proses persidangan.

Namun, kuasa hukum pihak tergugat tidak bersedia memberikan tanggapan dan langsung meninggalkan wartawan tanpa penjelasan.

Sikap tersebut disayangkan, mengingat Bank Mandiri merupakan *salah satu bank BUMN terbesar di Indonesia* yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

Sebagai institusi perbankan milik negara, keterbukaan dan kesediaan memberikan klarifikasi terhadap persoalan hukum yang menyeret namanya tentu menjadi hal yang patut diharapkan publik.

Selain itu, berdasarkan pantauan awak media, persoalan kelengkapan administrasi masih menjadi perhatian dalam proses persidangan hingga memasuki panggilan kelima.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh penjelasan langsung dari pihak Bank Mandiri. Pihak Bank Mandiri tetap memiliki kesempatan untuk menyampaikan klarifikasi maupun hak jawab.

Sidang berikutnya dijadwalkan pada *Senin, 9 November 2026*, dengan agenda menghadirkan Tergugat Nomor 30 sesuai permintaan majelis hakim.

Perkara gugatan PT TSI terhadap Bank Mandiri masih dalam proses persidangan. Seluruh dalil para pihak akan diuji melalui mekanisme hukum di pengadilan.(Leo/Amphibi).

Minggu, 01 November 2026

Sukses !!! Musyawarah & Pelantikan Ranting dan Anak Ranting PDI Perjuangan Se-Medan Labuhan

Medan Labuhan,Amphibi News - Kegiatan acara konsolidasi internal partai dengan mengelar musyawarah ranting dan anak ranting sekaligus pembentukan serta pelantikan ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-kecamatan Medan Labuhan berlangsung sukses, aman, tertib dan lancar di halaman ruko aspirasi Margaret MS Jln.KL.Yos Sudarso Medan Labuhan (seberang SPBU Martubung).Minggu (01/11/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PAC.PDI Perjuangan Medan Labuhan Rion Arios SH MH, Margaret MS selaku wakil ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Boydo Panjaitan selaku sekretaris DPC.PDI Perjuangan kota Medan, Ustad Fuad selaku Bendahara DPC.PDI Perjuangan kota Medan serta para kader maupun ratusan pengurus PDI Perjuangan se-kecamatan Kecamatan Medan Labuhan.

Kegiatan acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Ibu Farida  Ani.

Dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dibawakan oleh Bu Margaret MS selaku anggota DPRD Kota Medan.

Kemudian pembacaan Pancasila secara serentak yang dipandu oleh Bu Endang Sriani.

Dilanjutkan dengan menyanyikan Bung Karno sebagai Bapak Marhean serta menyanyikan Mars Hymne PDI Perjuangan dibawakan Bu Farida Ani dan penyampaian Dedication of live Bung Karno oleh Bapak Rion Arios SH MH.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa serta penyampaian kata sambutan dan laporan dari ketua PAC.PDI Perjuangan Medan Labuhan Rion Arios, SH MH.

Dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Bu Margaret MS selaku Wakil Ketua DPC.PDI Perjuangan Kota Medan yang juga sebagai anggota DPRD Kota Medan.

Kemudian kata sambutan bimbingan dan arahan disampaikan Boydo Panjaitan selaku sekretaris DPC.PDI Perjuangan kota Medan.

Setelah bermusyawarah, acara puncak dilaksanakan dengan kegiatan prosesi pembentukan sekaligus pelantikan kepengurusan ranting dan anak ranting PDI Perjuangan se-kecamatan Medan Labuhan yang terdiri dari 6 Kelurahan tersebut ditandaian dengan penyerahan SK Kepengurusan serta bendera kebesaran PDI Perjuangan.

Acara berlangsung sukses, aman dan tertib diakhiri dengan berfoto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.

Saat diwawancarai awak media Ketua PAC.PDI Perjuangan Rion Arios SH,MH didampingi Gogo Marbun selaku Bendahara PAC.PDI Perjuangan Medan Labuhan, Icke Gina S.SH Selaku sekretaris PAC.PDI Perjuangan Medan Labuhan. mengatakan, setelah melalui proses penjaringan pengurus ranting dan anak ranting se-kecamatan Medan Labuhan ada 6 ranting yang sudah dibentuk.

"Hari ini kami sudah melantik dan dilantik oleh DPC.PDI Perjuangan kota Medan, para pengurus- pengurus ini sudah siap bekerja.

Harapan saya, agar para pengurus- pengurus ranting dan anak ranting di 6 Kelurahan se-kecamatan Medan Labuhan sudah dapat bekerja karena ranting dan anak ranting ini merupakan akar rumput PDI Perjuangan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat",cetusnya.

Rion mengharapkan, agar seluruh pengurus dapat menyerap aspirasi dari masyarakat yang bisa disampaikan pada pengurus PAC PDI Perjuangan.

Kemudian  aspirasi itu nantinya dapat diteruskan ke DPC.PDI Perjuangan lalu ke anggota Legislatif yang sesuai dengan wewenang dan aspirasinya.

Ditanya soal target perolehan suara PDI Perjuangan kedepannya ? Rion Arios menargetkan perolehan kursi suara PDI Perjuangan untuk kawasan Medan Utara   sebanyak 2 sampai 3 kursi suara meski saat ini perolehan suara kursi 
masih 1 kursi yang diraih Bu Margaret MS kemudian suara untuk DPRD Provinsinya ada 2 kursi dan DPR RInya ada 2 kursi.

Jadi harapan kami dengan solidnya kader dan kepengurusan ranting dan anak ranting yang telah dilantik diharapkan untuk di tahun 2029 ditargetkan meraih 2 atau 3 kursi, tutup Rion Arios.( Leo/Mdn).

Jumat, 30 Oktober 2026

Tim KSJ Pusat Sedekah Beras Bagi Warga Korban Banjir Terancam Kelaparan

Medan – Meski harus menembus genangan banjir di kawasan Jalan Klambir V Kecamatan Hamparan Perak Kab.Deli Serdang 

Namun kondisi banjir tersebut tak melemahkan semangat tim jurnalis KSJ Pusat untuk melaksanakan kegiatan pembagian sedekah Jumat berupa 15 goni beras dan nasi kotak 50 piece kepada warga korban banjir.Jumat (30/10/2026).

Kepedulian terhadap masyarakat kecil terus ditunjukkan tim jurnalis KSJ Pusat melalui kegiatan sosial Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH.

Tim KSJ Pusat dengan berkenderaan sepeda motor menelusuri genangan banjir dari rumah ke rumah serta berkumpul di satu tempat yang terhindar dari banjir.

Dalam kegiatan tersebut, tim jurnalis KSJ Pusat hadir untuk berbagi sekaligus memberikan perhatian kepada masyarakat yang menjalani aktivitas sehari-hari dengan penghasilan yang tidak menentu.


Kehadiran tim jurnalis KSJ Pusat disambut dengan penuh sukacita. Sebagaimana disampaikan Bu Nurmahayati mewakili warga korban banjir mengaku sangat senang dan bahagia atas perhatian serta kepedulian yang diberikan tim KSJ Pusat yang hadir ditengah warga korban banjir yang memang sangat membutuhkan sembako beras dan makanan.

Apalagi saat ini ditengah banjir ingin membeli beras sekilogram saja sangat sulit dan tak terbeli, Ujar Bu Nur spontan sembari menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim KSJ Pusat yang telah peduli.

Melalui kegiatan tersebut, KSJ berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran KSJ diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus menunggu dalam jumlah besar. Dengan langkah sederhana, menyapa, berbagi, dan hadir di tengah masyarakat, kebahagiaan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Sebagaimana diketahui tim jurnalis KSJ Pusat yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH hadir untuk berbagi, menebar kepedulian, dan menguatkan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat apalagi memberikan bantuan bagi warga korban banjir saat ini.(Leo/Mdn).

Senin, 26 Oktober 2026

JAYA OKB Jadi Ruang Kolaborasi Pengusaha Hadapi Tantangan Ekonomi Global


Jakarta, 15 Oktober 2026 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya menggelar JAYA OKB (Obrolan Keuangan & Bisnis), forum diskusi strategi bisnis di tengah dinamika ekonomi, pada Kamis, 15 Oktober 2026, pukul 16.00–20.00 WIB di .TEMU Coffee, Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Kegiatan yang diselenggarakan melalui HIPMI Jaya Capital Market & IPO bersama HIPMI Jakarta Timur ini mempertemukan lebih dari 70 peserta dari kalangan pelaku usaha dan profesional. Mengangkat tema “Jatuh Bangun Bisnis: In This Economy”, forum ini menjadi ruang bertukar pengalaman mengenai tantangan arus kas, pendanaan, ketidakpastian pasar, serta ketahanan usaha. Pembahasan dibangun melalui tiga pendekatan: Understanding the Economy, Managing Risk, dan Building Resilience.

Literasi keuangan dan peluang bisnis
Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, M. Riandy Haroen, menekankan pentingnya forum untuk  memperkaya literasi keuangan para pengusaha. “Forum seperti ini penting untuk memperkaya literasi keuangan dari senior-senior BPD HIPMI Jaya, seperti Bang Ache, yang berhasil meraih funding dalam kondisi market seperti ini,” ujarnya.

Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Timur, Dhimas Pringgo, mengajak pengusaha untuk tetap cermat membaca peluang. “Sebagai pengusaha, kita harus memikirkan sektor usaha apa yang  tetap profitable di tengah kondisi global seperti sekarang,” ungkapnya
Ketua Panitia JAYA OKB, Dharmawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini dihadiri lebih dari 70 orang, mencerminkan antusiasme terhadap pembahasan yang dekat dengan kebutuhan dunia usaha. 

Empat perspektif strategis
Dipandu Neni Zunaini, Wabendum Bidang IV HIPMI Jaya, diskusi membahas arah ekonomi global, akses perbankan dan pembiayaan, prospek sektor usaha, serta aspek hukum ketika bisnis menghadapi risiko gagal bayar. Karaeng Raja Adjie, Ketua Basnom HIPMI Jaya Capital Market & IPO, menyoroti dampak geopolitik terhadap harga dan daya beli. “Harga minyak sudah naik hampir dua kali lipat sejak perang dimulai. Imbasnya, harga barang ikut naik dan daya beli masyarakat menurun,” ujarnya.

Diatche Gunungtua Harahap, CEO .TEMU Cafe, membagikan pengalaman mencari pendanaan di tengah kondisi pasar yang menantang. “Sebagai pengusaha, kita juga harus kreatif dalam 
mencari pendanaan. Yang jelas, semua itu harus dilandasi konsep dan perhitungan yang matang, serta brand identity yang bagus sebagai pengusaha,” katanya.

Ilyasa Dahlan, Direktur Utama Duasisi Authorized Money Changer, membahas kerangka pengambilan keputusan keuangan: prioritas kas versus pertumbuhan, penggunaan fasilitas 
pinjaman, dan risiko ketidaksesuaian mata uang antara utang valuta asing dan pendapatan rupiah. “Sebelum mengambil pinjaman dalam valuta asing, lakukan analisis yang mendalam, terutama jika pendapatan usaha dalam bentuk rupiah. Saat rupiah melemah, kita bisa terkena double interest: satu dari bunga bank, satu lagi dari selisih kenaikan kurs,” jelasnya.

Dari perspektif hukum, Roberth Aritonang, S.H., LL.M., CTLC, Partner Infinitum Law Office, membahas risiko gagal bayar dan penyelesaian kewajiban bisnis. “Pengusaha perlu berhati-hati dalam memberi respons di tengah badai ekonomi global. Sebenarnya, lebih baik memilih PKPU  atau kepailitan guna mendapat perisai hukum,” tuturnya.

Membangun ketahanan dan kolaborasi
Melalui JAYA OKB, HIPMI Jaya mendorong pengusaha untuk menggabungkan pemahaman ekonomi, disiplin pengelolaan risiko, serta jejaring lintas sektor. Forum ini juga membuka kesempatan bertukar perspektif dan menjajaki kolaborasi antarpelaku usaha.HIPMI Jaya berharap inisiatif seperti JAYA OKB dapat terus memberikan nilai tambah bagi anggotanya dan komunitas usaha yang lebih luas, terutama dalam membangun bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.

Tentang JAYA OKB
JAYA OKB (Obrolan Keuangan & Bisnis) merupakan forum diskusi dan jejaring bisnis untuk mempertemukan pelaku usaha, praktisi, dan profesional dalam membahas isu strategis ekonomi, keuangan, dan pengembangan bisnis.

Minggu, 25 Oktober 2026

Gebyar HUT Pemuda Pancasila Ke 67, Lomba Penulisan Berita/ Jurnalis News Dimenangkan Gus Leo Judul "Derita Banjir Rob, Belawanku Sayang, Belawanku Malang

Belawan, Amphibi News – Gebyar memeriahkan HUT Pemuda Pancasila Ke 67 di halaman Sekretariat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Medan Belawan salah satunya dengan mengelar kegiatan.lomba menulis berita berakhir Sukses . Minggu (25/10/2026).

Muncul sebagainpemenang utama Lomba menulis berita yakni Gusleo seorang jurnalis media online dengan kategori Lingkungan Hidup dengan judul " Derita Banjir Rob, Belawanku Sayang, Belawanku Malang.

Penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba berupa piagam, trophy dan sejumlah uang diserahkan langsung Ketuai PAC.PP Belawan Hadi Suhendra, SH yang juga selaku Wakil Ketua DPRD Kota Medan didampingi Dewan Juri R.Khairil Caniago, SH dan Sahat Simatupang dari Wartawan Tempo.

Sebagaimana diketahui, dalam kegiatan lomba penulisan berita (Jurnalis News) secara umum tak hanya dikuti para wartawan melainkan juga dikuti para mahasiswa maupun para aktivis.

Kegiatan penuh makna tersebut terlaksana pada Kamis siang (22/10/2026) di Aula Sekretariat PAC.Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Belawan.

Pada kesempatan itu, Ketua PAC.PP Medan Belawan Hadi Suhendra mengatakan kegiatan lomba jurnalis news yang diikuti para peserta secara umum jauh hari sebelumnya telah direncanakan.

Bertujuan untuk menyerap aspirasi maupun partisipasi maupun ide dari masyarakat yang dituangkan melalui karya tulisan berkaitan dengan situasi kondisi sosial, budaya dan keamanan ketertiban serta permasalahan infrastruktur yang ada  di kawasan Medan Utara khususnya di Belawan sebagai kota Pelabuhan Internasional terbesar ketiga di Indonesia sebagai pintu gerbang perekonomian Sumatera Utara.

Hadi Suhendra juga Wakil Ketua DPRD Kota Medan berharap dengan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat turut berperan dalam memeriahkan HUT Pemuda Pancasila yang Ke 67.

Sebagaimana diketahui, kegiatan lomba menulis berita tersebut menyediakan hadiah sejumlah uang jutaan rupiah bagi para pemenang lomba .

Terpisah, menurut dewan juri para peserta bebas memilih tema dalam penulisan berita yaitu berkaitan dengan :

1. Kamtibmas di Belawan.
2. Kemiskinan struktural di Belawan.
3. Pembangunan infrastruktur di Belawan.
4. Pemberdayaan ekonomi masyarakat di Belawan.
5. Peluang kerja pemuda di Belawan.
6. Kelestarian lingkungan di Belawan.
7. Merawat keberagaman agama dan Multi etnis di Belawan.
8. Pembinaan olahraga di Belawan.

Penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba diserahkan pada puncak acara  pada Minggu (25/10/2026) dengan sebelumnya digelar kegiatan lomba gerak jalan santai sekaligus  penyerahan hadiah yang fantastis bernilai puluhan juta rupiah maupun hadiah undian "Batu Goncang Berpantun" berupa paket sembako, barang elektronik, tv, kulkas, maupun barang elektronik lainnya hingga hadiah terbesar berupa sepeda motor .(Leo/Blw).

Jumat, 23 Oktober 2026

Tim Jurnalis KSJ Pusat Tetap Salurkan Sedekah Beras Bagi Warga Miskin Jalanan Meski Berkabut Asap Karhutla

Medan, Amphibi News – Meski kabut asap tampak menyelimuti kawasan Kota Medan namun hal itu tak melemahkan semangat tim jurnalis KSJ Pusat untuk melaksanakan kegiatan pembagian sedekah Jumat berupa 10 goni beras kepada warga miskin jalanan di kawasan Medan Utara, Jumat (23/10/2026).

Kepedulian terhadap masyarakat kecil terus ditunjukkan tim jurnalis KSJ Pusat melalui kegiatan sosial Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH.

Tim KSJ Pusat dengan berkenderaan sepeda motor menelusuri sepanjang jalan  KL.Yos Sudarso dari kawasan Mabar Medan Deli sampai ke kawasan Medan Labuhan. 

Dalam kegiatan tersebut, tim jurnalis KSJ Pusat hadir untuk berbagi sekaligus memberikan perhatian kepada masyarakat yang menjalani aktivitas sehari-hari dengan penghasilan yang tidak menentu.

Seperti Pak Ramli, seorang pemulung pejalan kaki  yang sehari-hari mencari nafkah dari onggokan barang bekas di jalanan. 

Kehadiran tim jurnalis KSJ Pusat disambut dengan penuh sukacita. Ia mengaku senang dan bahagia atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.

Dengan menenteng goni berisi barang bekas tersebut Pak Ramli seperti mimpi di siang bolong bisa mendapatkan segoni beras dari tim Jurnalis KSJ Pusat.

Dimana biasanya ingin membeli beras sekilogram saja sulit terbeli, Pak Ramli spontan menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim jurnalis KSJ Pusat yang telah menghampirinya.

Bagi masyarakat kecil seperti pedagang jalanan, perhatian dan kepedulian semacam ini memiliki arti tersendiri. Tidak hanya membantu meringankan beban, tetapi juga memberikan semangat untuk terus berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, KSJ berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran KSJ diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus menunggu dalam jumlah besar. Dengan langkah sederhana, menyapa, berbagi, dan hadir di tengah masyarakat, kebahagiaan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Sebagaimana diketahui tim jurnalis KSJ Pusat yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH hadir untuk berbagi, menebar kepedulian, dan menguatkan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat.(Leo/Amphibi).

Kamis, 22 Oktober 2026

PAC.PP Belawan Gelar Beragam Lomba & Karya Jurnalistik Berhadiah Puluhan Juta dan Sepeda Motor Meriahkan HUT PP Ke 67

Belawan, Amphibi News - Dalam rangka memeriahkan HUT Pemuda Pancasila Ke 67, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Medan Belawan diketuai Hadi Suhendra mengelar beragam kegiatan Lomba dan jalan santai

Diantaranya lomba trup gembira diikuti peserta tak hanya dari Belawan kota Medan melainkan antusias diikuti peserta dari luar kota yakni dari Binjai, Deli Serdang maupun peserta dari daerah lainnya.

Begitu juga kegiatan permainan catur antusias diikuti peserta dari sejumlah grub pencatur di kota Medan.

Selanjutnya kegiatan lomba penulisan berita (Jurnalis News) secara umum tak hanya dikuti para wartawan melainkan juga dikuti para mahasiswa maupun para aktivis.

Kegiatan penuh makna tersebut terlaksana pada Kamis siang (22/10/2026) di Aula Sekretariat PAC.Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Belawan.

Ketua PAC.PP Medan Belawan Hadi Suhendra di sela-sela sela peninjauannya di acara tersebut mengatakan kegiatan lomba jurnalis news yang diikuti para peserta secara umum jauh hari sebelumnya telah direncanakan.

Bertujuan untuk menyerap aspirasi maupun ide dari masyarakat yang dituangkan melalui karya tulisan berkaitan dengan situasi kondisi sosial dan keamanan ketertiban  di kawasan Medan Utara khususnya di Belawan sebagai kota Pelabuhan Internasional.

Hadi Suhendra juga sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Medan berharap dengan kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat turut berperan dalam memeriahkan HUT Pemuda Pancasila yang Ke 67.

Sebagaimana diketahui, kegiatan lomba menulis berita tersebut menyediakan hadiah sejumlah uang jutaan rupiah bagi para pemenang lomba .

Dengan Dewan juri melibatkan wartawan senior Sahat Simatupang dari Wartawan Tempo dan R.Chairil Chaniago Ketua Forum Anak Belawan Bersatu ( FABB) juga pengurus PAC.PP Medan Belawan.

Menurut dewan juri para peserta bebas memilih tema dalam penulisan berita yaitu berkaitan dengan :

1. Kamtibmas di Belawan.
2. Kemiskinan struktural di Belawan.
3. Pembangunan infrastruktur di Belawan.
4. Pemberdayaan ekonomi masyarakat di Belawan.
5. Peluang kerja pemuda di Belawan. 
6. Kelestarian lingkungan di Belawan.
7. Merawat keberagaman agama dan Multi etnis di Belawan.
8. Pembinaan olahraga di Belawan.

Terpisah, Rusdi selaku Ketua panitia pelaksana kegiatan Gebyar HUT Pemuda Pancasila Ke 67 PAC.PP Medan Belawan membenarkan selain melaksanakan kegiatan lomba penulisan berita ( jurnalis News).

Turut juga sebelumnya dilaksanakan kegiatan perlombaan Trup Gembira dan Permainan Catur hingga puncak acara dilaksanakan pada Minggu (25/10/2026) kegiatan lomba gerak jalan santai sekaligus pengumuman para pemenang lomba dan penyerahan hadiah yang fantastis bernilai puluhan juta rupiah maupun hadiah luckydraw berupa sepeda motor pada kegiatan jalan santai nantinya diikuti ratusan masyarakat di kawasan Medan Utara.(Leo/Amphibi).

Senin, 19 Oktober 2026

Selamat & Sukses, Dodi Tongat Sitepu Terpilih Aklamasi Ketua SPTN"Tegaskan Transparansi, Solidaritas, dan Akuntabilitas Organisasi

Medan, Amphibi News - Konsolidasi demokrasi di tubuh Serikat Pekerja Transport Nusantara (SPTN) sukses mencapai titik krusial. 

Melalui mekanisme musyawarah mufakat yang berlandaskan asas inklusif dan kebersamaan, Dodi “Tongat” Sitepu resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua SPTN Periode 2026–2030. Agenda strategis tersebut berlangsung khidmat di Sekretariat SPTN, Jalan Yos Sudarso Medan Labuhan, Minggu (18/10/2026).

​Proses rekrutmen kepemimpinan yang kondusif ini menegaskan kedewasaan berorganisasi di lingkungan SPTN sekaligus memancarkan komitmen kolektif dalam menjaga kontuinitas dan stabilitas pergerakan organisasi pekerja.
​
​Dalam pidato perdananya usai pengesahan kepengurusan, Dodi Tongat Sitepu menyampaikan manifestasi visi kepemimpinannya yang berfokus pada modernisasi tata kelola dan penguatan modal sosial (social capital) internal. Beliau menggarisbawahi pentingnya pergeseran paradigma kepemimpinan menuju tata kelola organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan kolektif.

​”Ke depan, determinasi utama kita adalah membangun soliditas dan kohesi internal yang makin presisi. Saya tegaskan bahwa kepengurusan ini mengusung komitmen transparansi penuh dan akuntabilitas mutlak kepada seluruh jajaran anggota — steril dari orientasi profit individual maupun conflict of interest. Mari kita bumikan budaya kolaboratif dan interdependensi yang produktif agar seluruh cita-cita strategis organisasi dapat terealisasi secara optimal,” tegas Dodi di hadapan jajaran pengurus dan konstituen yang hadir.

​Guna mengakselerasi roda organisasi dan merespons dinamika sektoral secara responsif, susunan kepengurusan SPTN Periode 2026–2030 dibentuk melalui penggabungan figur-figur potensial dengan rekam jejak yang mumpuni:​Dewan Pembina (Steering Committee), ​Ketua PD F. SPTN Sumut, ​Ketua PC F. SPTN Kota Medan. ​Jajaran Anggota Pembina: ​Husni Hamid Lubis, S.E., ​Jufrianel Siregar, ​Rika Ningsih, ​Rusdi. Dewan Pengurus Harian (Executive Board). Posisi Jabatan Nama Pengurus : Ketua Umum Dodi “Tongat” Sitepu, Wakil Ketua 1 Rislan Barus, 2. Syahdan, 3. Daniel, Sekretaris Inano S., Wakil Sekretaris 1. M. Zein, 2. Sri Ningsih Sitepu, S.Pd., Bendahara Muhammad Nur, Wakil Bendahara1. Irfan, 2. Paino. Koordinator Lapangan (Operational dan Field Officers) : ​Sariaman Parhusip, ​Sofyan Sinaga, ​Salim, ​Legiman.

​Penetapan jajaran pengurus ini menjadi batu pijakan vital dalam melakukan reframing peran SPTN di tengah era transformatif perburuhan dan transportasi. Dengan kombinasi kepemimpinan berlandaskan nilai integritas, transparency, serta kepengurusan yang kohesif, SPTN optimis  mampu mentransformasi diri menjadi wadah perjuangan buruh/pekerja yang tidak hanya kredibel, tetapi juga adaptif dan bermartabat tinggi.(Leo/Amphibi)

Jumat, 16 Oktober 2026

Warga Duafa Jalanan Kota Medan Sambut Haru dan Senang Dapatkan Sedekah Beras dan Nasi Bungkus dari Tim Jurnalis KSJ Pusat

Medan, Amphibi News – Tim jurnalis KSJ kembali melaksanakan kegiatan pembagian sedekah Jumat berupa 15 goni beras dan 50 nasi bungkus kepada warga miskin di jalanan tenggah kota Medan. Jumat (16/10/2026).

 Kepedulian terhadap masyarakat kecil terus ditunjukkan tim jurnalis KSJ melalui kegiatan sosial Komunitas Sedekah Jumat (KSJ). 

Kali ini, tim KSJ melaksanakan kegiatan sosial di sepanjang Jalan Sumarsono, Gaperta , Helvetia, hingga kawasan Klambir V, dengan menyambangi kaum dhuafa dan pedagang jalanan.

Dalam kegiatan tersebut, tim KSJ hadir untuk berbagi sekaligus memberikan perhatian kepada masyarakat yang menjalani aktivitas sehari-hari dengan penghasilan yang tidak menentu.

Salah satu yang disambangi adalah Pak Maspen, seorang pedagang balon yang sehari-hari mencari nafkah di jalanan. Kehadiran tim KSJ disambut dengan penuh sukacita. Ia mengaku senang dan bahagia atas perhatian serta kepedulian yang diberikan.

Pak Maspen pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim KSJ yang telah meluangkan waktu untuk menyapa dan berbagi dengan dirinya.

Bagi masyarakat kecil seperti pedagang jalanan, perhatian dan kepedulian semacam ini memiliki arti tersendiri. Tidak hanya membantu meringankan beban, tetapi juga memberikan semangat untuk terus berjuang memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, KSJ berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Kehadiran KSJ diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kaum dhuafa dan masyarakat yang membutuhkan perhatian.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian tidak harus menunggu dalam jumlah besar. Dengan langkah sederhana, menyapa, berbagi, dan hadir di tengah masyarakat, kebahagiaan dapat dirasakan oleh mereka yang membutuhkan.

Tim jurnalis KSJ Pusat yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH hadir untuk berbagi, menebar kepedulian, dan menguatkan semangat kemanusiaan di tengah masyarakat.(Leo/Amphibi).

Rabu, 14 Oktober 2026

Ramces Pandiangan Seret Dugaan Pengerusakan ke Ranah Hukum, Laporan Resmi Masuk Polda Sumut

Medan, Amphibi News — Advokat Dr. Ramces Pandiangan, S.H., M.H., bersama tim kuasa hukum melaporkan dugaan pengerusakan rumah milik Abdul Rahim ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumatera Utara, Rabu (14/10/2026). Laporan tersebut berkaitan dengan pembongkaran rumah kliennya di Desa Rugemuk, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, yang diduga dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Deli Serdang.

Laporan itu tercatat dengan nomor STTLP/B/1744/X/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA. Ramces menegaskan, pihaknya meminta aparat penegak hukum mengusut dugaan pengerusakan tersebut serta memeriksa dasar hukum pembongkaran rumah milik kliennya.

“Kami mengutuk keras tindakan pembongkaran rumah klien kami yang sudah ditempati secara turun-temurun. Kami mempertanyakan dasar hukum dan kewenangan pihak yang melakukan pembongkaran tersebut,” ujar Ramces saat diwawancarai awak media di Polda Sumut.

Menurut Ramces, rumah milik Abdul Rahim berada di kawasan yang disebut sebagai hutan lindung. Ia menyatakan bahwa keluarganya telah tinggal di lokasi tersebut selama beberapa generasi, bahkan diperkirakan sudah berlangsung ratusan tahun.

Atas dasar itu, Ramces meminta pemerintah dan aparat terkait memperhatikan status kawasan, riwayat penguasaan tempat tinggal masyarakat, serta ketentuan hukum yang berlaku sebelum melakukan tindakan penertiban.

Ia juga merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi yang disebutnya sebagai Putusan MK Nomor 181. Namun, nomor dan substansi putusan yang dimaksud perlu dipastikan kembali agar penerapannya terhadap perkara ini sesuai dengan ketentuan hukum yang sebenarnya.

Pertanyakan Kewenangan Satpol PP

Ramces menilai kewenangan Satpol PP Kabupaten Deli Serdang dalam melakukan pembongkaran di kawasan yang diklaim sebagai hutan lindung perlu diperiksa secara hukum.

Menurutnya, persoalan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan perizinan bangunan, tetapi juga menyangkut status kawasan dan kewenangan instansi yang melakukan penertiban.

Ia mempertanyakan alasan pembongkaran yang disebut berkaitan dengan ketiadaan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Ramces berpendapat bahwa kondisi bangunan milik kliennya dan status kawasan tempat rumah itu berdiri harus dikaji terlebih dahulu sebelum tindakan pembongkaran dilakukan.

“Pemerintah harus menjelaskan dasar hukum pembongkaran tersebut. Kami juga mempertanyakan apakah pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan di lokasi yang disebut sebagai kawasan hutan lindung,” katanya.

Ramces turut menyoroti pengerahan personel dalam kegiatan pembongkaran rumah berukuran sekitar 3 x 4 meter yang menurut keterangannya terbuat dari tepas.

Ia mempertanyakan siapa yang memerintahkan dan membiayai pengerahan personel serta penggunaan alat berat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hal itu perlu ditelusuri agar seluruh proses penertiban dapat dipertanggungjawabkan secara transparan.

Tiopan Tarigan Soroti Dugaan Keterlibatan Pihak Lain

Sementara itu, Tiopan Tarigan, S.H., anggota tim kuasa hukum yang turut menjadi pelapor, meminta kejelasan mengenai pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan pembongkaran tersebut.

Tiopan mengutip pemberitaan mengenai penertiban bangunan tanpa izin yang disebut berada di atas areal milik PT Tun Sewindu. Dalam pemberitaan itu, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Satpol PP dikabarkan melakukan pembongkaran pada Selasa, 14 Juli 2026, dengan pengamanan personel Polresta Deli Serdang dan keterlibatan perangkat pemerintah daerah.

Ia juga menyebut PT Tun Sewindu sebagai perusahaan tambak udang yang menurut keterangannya telah beroperasi sejak 1988 di wilayah Desa Rugemuk/Pematang Biara, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Berdasarkan informasi tersebut, Tiopan mempertanyakan apakah terdapat kerja sama atau koordinasi antara perusahaan dengan pemerintah daerah dalam kegiatan penertiban, termasuk keterlibatan aparat keamanan.

“Yang menjadi pertanyaan kami, apakah memang ada kerja sama antara PT Tun Sewindu dengan Pemkab Deli Serdang melalui Satpol PP dan personel kepolisian dalam kegiatan tersebut, sementara lokasi yang kami persoalkan disebut sebagai kawasan hutan lindung,” ujar Tiopan.

Pertanyaan tersebut, menurut tim kuasa hukum, perlu dijawab melalui pemeriksaan dokumen, dasar pelaksanaan kegiatan, serta keterangan pihak-pihak yang terlibat. Dugaan mengenai hubungan atau kerja sama para pihak belum dapat disimpulkan tanpa bukti dan klarifikasi resmi.

Minta Aparat Mengusut 

Laporan
Ramces dan tim kuasa hukum berharap laporan yang telah disampaikan ke Polda Sumut ditindaklanjuti secara profesional. Mereka meminta aparat memeriksa dugaan tindak pidana, menelusuri pihak yang bertanggung jawab, serta mengkaji kemungkinan kerugian materiil dan imateriil yang dialami kliennya.

Ramces juga menyampaikan harapannya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, serta Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan agar memberikan perhatian terhadap perkara tersebut.

Ia meminta agar penanganan laporan dilakukan secara transparan dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.

“Kami berharap laporan ini ditindaklanjuti secara serius. Kami meminta agar dugaan pelanggaran hukum diperiksa secara objektif dan kerugian yang dialami klien kami dapat diproses sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.

Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Satpol PP Deli Serdang, pihak PT Tun Sewindu, serta Polda Sumut mengenai dasar pembongkaran, status hukum lahan, dan tindak lanjut laporan tersebut belum dimuat dalam bahan pemberitaan yang tersedia.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait sesuai dengan prinsip keberimbangan dan Kode Etik Jurnalistik.(Leo/Amphibi).

Senin, 28 September 2026

Sidang Gugatan Perbuatan Melawan Hukum PT Toba Surimi Industries terhadap Bank Mandiri di PN Medan Kembali Ditunda

Medan, Amphibi News - Majelis Hakim Kembali Memanggil Jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mandiri Dikarenakan Tidak Pernah Hadir Dalam Tiga Kali Persidangan
Medan, 28 September 2026 –

 Sidang Gugatan Perbuatan Melawan Hukum yang diajukan oleh PT Toba Surimi Industries, Tbk (“PT TSI”) terhadap PT Bank Mandiri (Persero), Tbk dan pihak-pihak terkait lainnya dengan Nomor Perkara 879/Pdt.G/2026/PN Mdn kembali ditunda oleh Pengadilan Negeri Medan.


Persidangan yang digelar pada Senin, 28 September 2026 tersebut masih beragendakan pemeriksaan kelengkapan para pihak, termasuk pemeriksaan kelengkapan surat kuasa dan dokumen pendukung kedudukan hukum Para Tergugat yaitu dari pihak-pihak direksi, komisaris, dan karyawan-karyawan Bank Mandiri. Namun dalam persidangan tersebut Direksi dan Komisaris dari Bank Mandiri masih belum menghadiri persidangan.


Dalam persidangan sebelumnya pada tanggal 14 September 2026, kuasa hukum Bank Mandiri telah menyampaikan bahwa kelengkapan dokumen surat kuasa seluruh pihak Tergugat akan dipenuhi pada persidangan berikutnya. Namun, pada persidangan tanggal 28 September 2026, kelengkapan tersebut masih belum sepenuhnya terpenuhi.

 
Berdasarkan pemeriksaan di persidangan, masih terdapat beberapa dokumen administrasi beracara yang belum lengkap, termasuk dokumen pendukung seperti akta pendirian Bank Mandiri serta pendaftaran surat kuasa melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pengadilan Negeri Medan, mengingat dokumen-dokumen tersebut merupakan bagian penting dalam proses pemeriksaan perkara.


Kuasa hukum PT TSI, Dr. David M.L. Tobing, S.H., M.Kn., menyampaikan kekecewaannya atas kembali tertundanya proses persidangan.
“Kami menghormati proses persidangan yang berjalan di Pengadilan Negeri Medan. Namun kami menyayangkan bahwa setelah beberapa kali persidangan dengan agenda yang sama, pihak Tergugat yaitu jajaran Direksi dan Komisaris Bank Mandiri tidak pernah hadir atau memberikan kuasa ke kuasa hukumnya” ujar David Tobing.


Menurut David, sebagai bank besar yang memiliki peran penting dalam sistem perekonomian nasional, Bank Mandiri beserta jajaran pihak yang ditarik sebagai Tergugat seharusnya menghormati proses persidangan dengan memastikan seluruh kelengkapan beracara telah dipenuhi.
“Seharusnya jajaran Direksi dan Komisaris dari sebuah bank besar di Indonesia dapat menunjukkan komitmen untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Proses persidangan tidak boleh terhambat hanya karena persoalan administratif yang seharusnya dapat dipersiapkan sejak awal. Ketidakhadiran jajaran direksi dan komisaris di tiga kali persidangan membuktikan bahwa Bank Mandiri tidak menghormati dan mengabaikan proses persidangan” lanjut David.


Dalam persidangan tersebut, pihak PT TSI juga meminta agar Majelis Hakim dapat bersikap tegas apabila kelengkapan berkas Para Tergugat tidak segera dipenuhi, sehingga proses pemeriksaan perkara dapat berjalan secara efektif dan tidak berlarut-larut.
Atas kondisi tersebut, Majelis Hakim kemudian menetapkan persidangan berikutnya pada Senin, 19 Oktober 2026 dengan agenda pemeriksaan kelengkapan pihak Tergugat 9 serta Tergugat 12 sampai dengan Tergugat 30. 
Gugatan ini berkaitan dengan penarikan dana fasilitas Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving PT TSI sebesar Rp124,4 miliar berdasarkan 54 lembar cek yang tanda tangannya telah dinyatakan non-identik atau berbeda berdasarkan hasil pemeriksaan Laboratorium Kriminalistik. Perkara ini juga berkaitan dengan Putusan Pengadilan Negeri Medan Nomor 580/Pid.B/2026/PN Mdn tanggal 25 Juni 2026 yang telah berkekuatan hukum tetap terkait tindak pidana pemalsuan surat. 

Melalui gugatan ini, PT TSI meminta pertanggungjawaban hukum atas pencatatan kewajiban kredit yang menurut PT TSI berasal dari transaksi yang tidak pernah diperintahkan, disetujui, maupun dinikmati oleh perusahaan. 
PT TSI tetap menghormati seluruh tahapan proses persidangan dan akan terus menyampaikan fakta serta bukti hukum sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku.(Red/Amphibi).

Minggu, 27 September 2026

Tutup Rangkaian HUT Ke-10, DPW AMPHIBI Jatim Gelar Kerja Bakti Bersama Warga dan TNI-Polri di Candi Sidoarjo

SIDOARJO – AMPHIBI.WEB.ID,  Menutup rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aliansi Masyarakat Pecinta Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) Jawa Timur menggelar kerja bakti pembersihan parit di sepanjang Jalan Ngampelsari – Balonggabus, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (27/9/2026).
Aksi lingkungan tersebut melibatkan pengurus DPW AMPHIBI Jatim, warga Desa Ngampelsari dan Balonggabus, jajaran pengurus RT/RW, Kepala Dusun, serta unsur TNI-Polri, yakni Babinsa Koramil Candi dan Bhabinkamtibmas Polsek Candi.

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan pengarahan oleh Ketua Panitia, Edi Susilo (Pak Elo). Dalam briefing tersebut, ia memimpin yel-yel “AMPHIBI Hadirkan Solusi! Yes, Yes, Yes!” sekaligus menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh elemen masyarakat dan instansi yang hadir.

Usai pengarahan, dilanjutkan dialog interaktif antara warga dengan Ketua DPW AMPHIBI Jatim, Samsul Hadi, S.H. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan dua aspirasi utama:

1.  Mempertanyakan keberlanjutan aksi peduli lingkungan yang diusung AMPHIBI.
2.  Meminta bantuan AMPHIBI untuk menjembatani usulan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo agar parit yang dangkal dan tersumbat segera dinormalisasi serta dipasangi box culvert.

Menanggapi hal itu, Samsul Hadi menegaskan komitmen AMPHIBI untuk terus mendampingi warga dalam pengawalan isu lingkungan di seluruh Indonesia. Ia juga mengapresiasi kepercayaan warga, mengingat AMPHIBI sebelumnya telah mendampingi penanganan masalah lingkungan di wilayah tersebut hingga tuntas selama tiga tahun.

“AMPHIBI akan terus hadir memberikan solusi. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesadaran lingkungan agar terhindar dari kerugian akibat kerusakan alam. Untuk itu, kami juga mendorong Pemkab Sidoarjo segera menindaklanjuti kebutuhan normalisasi parit dan pemasangan box culvert di lokasi ini,” ujar Samsul Hadi.

Sebagai bentuk dukungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menurunkan dua unit armada truk untuk langsung mengangkut sampah hasil pembersihan saluran air, guna mencegah penumpukan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas di jalur ramai tersebut.

Jumat, 25 September 2026

AMPHIBI Pati Ultimatum Pemkab: Kalau Cuma Dikeruk Tanpa Tindak Tegas, Pencemaran Tak Akan Selesai

PATI,AMPHIBI.WEB.ID - Persoalan pencemaran Sungai Bango di Desa Bulumanis Lor, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, kembali menjadi sorotan. Tumpukan limbah padat dan cair yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan tapioka kembali terlihat di aliran sungai, meski proses pembersihan dan pengerukan masih berlangsung.

Kondisi tersebut membuat warga dan aktivis lingkungan hidup mempertanyakan efektivitas penanganan pencemaran yang selama ini dilakukan. Mereka menilai persoalan tidak akan selesai jika pemerintah hanya mengeruk endapan limbah tanpa menghentikan sumber pencemar di bagian hulu.

Aktivis Aliansi Warga Anti Limbah (AWALI), Supriyadi, mengatakan kondisi Sungai Bango kembali memprihatinkan. Menurutnya, proses pengerukan saluran air yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati belum selesai, namun limbah padat sudah kembali menumpuk.

“Saluran air baru saja dikeruk, tetapi limbah padat sudah muncul kembali. Ini menunjukkan bahwa persoalan utamanya bukan hanya endapan di sungai, tetapi harus dicari dari mana sumber limbah tersebut berasal,” ujar Supriyadi, Jumat (25/9/2026).

- Baru Dikeruk, Limbah Kembali Menumpuk

Berdasarkan kondisi di lapangan yang disampaikan aktivis, endapan berwarna gelap yang diduga merupakan sisa pengolahan singkong kembali terlihat di dasar dan tepian sungai.

Tumpukan tersebut berpotensi menghambat aliran air apabila terus bertambah. Warga juga mengkhawatirkan dampaknya terhadap saluran irigasi yang digunakan untuk menunjang aktivitas pertanian dan pertambakan di wilayah sekitar.

- AMPHIBI Desak Pemeriksaan dan Penindakan

Lembaga Lingkungan Hidup Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) Kabupaten Pati mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait melakukan pemeriksaan terhadap sumber dugaan pencemaran.

Ketua DPD AMPHIBI Kabupaten Pati, Edi Irawan, meminta penanganan tidak berhenti hanya sekedar pada pengerukan limbah padat yang telah mengendap di sungai.

Menurutnya, "pemerintah perlu memastikan apakah terdapat pelaku usaha yang membuang limbah tanpa melalui proses pengolahan sesuai ketentuan yang berlaku,"ucap Edi.

AMPHIBI meminta pemerintah melakukan beberapa langkah, antara lain:

1. Memberikan teguran resmi kepada perusahaan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pembuangan limbah langsung ke Sungai tanpa pengolahan.
2. Melakukan pemeriksaan langsung terhadap lokasi dan sumber pembuangan serta mengambil tindakan sesuai ketentuan lingkungan hidup yang berlaku.
3. Mewajibkan perusahaan memiliki dan mengoperasikan sistem pengolahan limbah atau IPAL sesuai persyaratan yang berlaku.
4. Melakukan pengawasan secara berkelanjutan melalui tim monitoring agar dugaan pencemaran tidak terus berulang.

“Jangan sampai limbah padat yang terbuang ke sungai terus dikeruk, tetapi sumber limbahnya tidak ditangani. Kalau sumber pencemarannya masih ada, persoalan ini akan terus berulang, dan terkesan pemerintah melindungi pelaku kejahatan lingkungan hidup,” ujar Edi.

- Jangan Hanya Bersihkan Sungai, Sumber Pencemaran Harus Dihentikan

AMPHIBI Pati berharap Pemkab Pati tidak hanya menyelesaikan persoalan pencemaran melalui pengerukan limbah padat.

Menurut mereka, "pengerukan memang diperlukan untuk mengembalikan fungsi aliran sungai, tetapi langkah tersebut harus dibarengi dengan pemeriksaan, pembinaan dan penindakan tegas terhadap sumber pencemaran," ungkap Edi.

Sebab, berdasarkan pemberitaan sebelumnya, persoalan limbah di Sungai Bulumanis Lor /Mbango telah berulang setelah kegiatan pembersihan. Pemerintah daerah sendiri sebelumnya telah menyatakan bahwa pembersihan berulang tidak akan menyelesaikan persoalan apabila sumber pencemaran tidak ditangani.

Kondisi pencemaran sungai di kawasan Margoyoso juga telah menjadi perhatian dalam kajian lingkungan. Penelitian mengenai kawasan pertambakan Margoyoso mencatat adanya dampak limbah cair tapioka dan endapan limbah terhadap kondisi saluran air serta kegiatan budidaya di wilayah Bulumanis Lor.

Karena itu, warga berharap pemerintah melakukan pengawasan secara konsisten, mengambil sampel air dan endapan apabila diperlukan, serta melakukan pemeriksaan terhadap aktivitas para pelaku usaha industri di bagian hulu.

- Air Bersih Dan Lingkungan yang Sehat Merupakan Kebutuhan Masyarakat

Warga Bulumanis Lor berharap penanganan Sungai Bango tidak berhenti pada kegiatan bersih-bersih, tetapi benar-benar menyelesaikan persoalan dari sumbernya. Dengan demikian, fungsi sungai sebagai saluran air dan pendukung aktivitas pertanian serta pertambakan masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik.

Penjual Sayur, Abang Becak Dayung, dan Pemulung di Tengah Kota Medan Diberikan Sedekah Jumat Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH

Medan,Amphibi News – Tiada Jumat tanpa bersedekah pada kaum duafa, begitu kiranya yang dilaksanakan Tim jurnalis Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan H.Ikhwan Lubis SH MH.

Kembali tim jurnalis KSJ bergiat sedekah beras kepada para warga duafa Lansia dan pekerja jalanan di tengah kota Medan di kawasan Jalan Aksara  dan Pasar Sukaramai Medan
Pada Jumat (25/09/2026) selepas sholat Jumat mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Tim jurnalis KSJ mencari kaum duafa diantara para duafa yang hidup di jalanan seperti tukang becak dayung, para pemulung, maupun para ibu - ibu penjual sayur di pinggir jalan yang mengais rezeki di tengah jalanan bekerja dalam menyambung hidup.

Tampak wajah cerah dan gembira tergambar diraut wajah para warga duafa yang mengkais rezeki di tengah hiruk pikuk di tengah kota Medan dan pasar.

”  Terimakasih ya.. Pak, bantuan sedekah beras ini sebagai penyambung hidup kami, kebetulan saat ini beras dirumah sudah habis, kami bersyukur sekali ada yang peduli, Semoga keluarga pak Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis  ditambahkan rezekinya dan selalu dalam lindungan Allah SWT" , ungkap warga duafa sebagai penarik becak dayung saat menerima sedekah beras dari KSJ.

Sesuai arahan, tim Jurnalis KSJ yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH tetap eksis melaksanakan kegiatan sedekah Jumat.

Pembina Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) binaan H.Ikhwan Lubis SH,MH menilai warga para janda dan anak yatim serta para duafa lansia yang masih bekerja di jalanan maupun para warga duafa tersebut harus diperhatikan dan layak dibantu dimana kondisi kehidupan mereka pastinya akan menempuh jalan sulit dalam perekonomian keluarga demi menyambung hidup.

Dalam arahannya, Pendiri pembina KSJ H.Ikhwan Lubis SH.MH terus berpesan agar terus menyuarakan semangat, KSJ Harus bisa menjadi amanah untuk orang-orang yang benar-benar membutuhkan bukan sekedar organisasi sosial namun mata untuk semua fakir miskin terutama untuk anak anak yatim.

“Kita harus komitmen walau saat ini tanpa adanya Donasi kita harus siap menjalankanya tanpa pernah berhenti”,tutup H.Ikhwan Lubis akrab disapa Bapak Sang pejuang duafa yang tetap Istiqomah bersedekah tersebut. (Leo/Mdn).

Senin, 21 September 2026

Gelar HUT ke-10 di Tanggul Lapindo, AMPHIBI Jatim Tekankan Kolaborasi Jaga Alam

SIDOARJO, AMPHIBI.WEB.ID -  Ada cara berbeda yang dilakukan Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) Jawa Timur dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-10. Jika biasanya dirayakan di gedung, kali ini AMPHIBI memilih Tanggul Lumpur Lapindo, Porong, Sidoarjo sebagai lokasi peringatan, Minggu (20/9/2026).

Pemilihan lokasi tersebut bukan tanpa alasan. Tanggul Lapindo menjadi simbol pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan bahaya kelalaian manusia terhadap alam.

Acara diawali dengan pembukaan oleh Ketua Panitia, Edi Susilo. Dalam sambutannya, Edi menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) AMPHIBI Jatim atas kerja keras sehingga acara HUT ke-10 dapat terlaksana dengan matang dan khidmat.

Rangkaian acara diisi dengan tasyakuran, doa bersama, dan sesi refleksi perjalanan 10 tahun AMPHIBI. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pengurus DPW AMPHIBI Jatim dan calon pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPHIBI Kabupaten Sidoarjo.

Sebagai wujud kepedulian sosial, AMPHIBI juga menyerahkan santunan secara langsung kepada warga kurang mampu di sekitar kawasan terdampak Lumpur Lapindo.

*Tragedi Lapindo adalah Human Error*

Ketua DPW AMPHIBI Jawa Timur, Samsul Hadi, S.H., dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak untuk menjaga alam.

Menurut Samsul, tragedi Semburan Lumpur Lapindo yang hingga kini masih menyisakan persoalan adalah contoh nyata kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh kelalaian manusia (human error) dari pihak korporasi.

"Sebagai lembaga lingkungan hidup, posisi kami selalu berada di samping warga yang membutuhkan. Kami siap membuka diri dan bekerja sama dengan pihak manapun, demi memastikan alam tetap terlindungi dan kelestariannya terjaga," tegas Samsul.

Samsul juga menyerukan agar masyarakat tidak apatis dan berani melapor jika menemukan indikasi perusakan lingkungan di sekitarnya.

*Berlanjut Aksi Bersih Sungai*

Ketua Panitia, Edi Susilo menambahkan, peringatan HUT ke-10 AMPHIBI Jatim tidak berhenti di Tanggul Lapindo saja. Rangkaian kegiatan akan berlanjut hingga akhir bulan.

Puncak penutupan akan dilaksanakan pada Minggu (27/9/2026) dengan menggelar bakti sosial berupa kerja bakti pembersihan saluran air di kawasan permukiman sepanjang jalur Desa Ngampelsari hingga Desa Balonggabus, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

"Aksi ini sebagai langkah antisipasi dini mencegah genangan dan banjir saat musim hujan tiba," pungkas Edi.

Jumat, 18 September 2026

Rumah Pak Usup Ambruk Akhirnya Dibangunkan Kembali Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis SH MH Menjadi Layak Huni

Batu Bara, Amphibi News — Sungguh mulia hati Bapak Pembina Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) yang telah bersedia dan tergerak hatinya untuk membantu kehidupan Pak Yusuf  warga Lansia duafa yang rumahnya ambruk diterjang angin puting beliung.

Kini Pak Yusuf yang  hidup sebatang kara tersebut tak lagi risau dengan kondisi rumahnya yang porak- poranda menyusul telah adanya bantuan pembangunan rumah baru yang kayak huni diberikan Bapak Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis SH MH .

Raut senyum kembali menghiasi wajah Pak Usup karena rumahnya telah selesai dibedah dan diperbaiki sehingga sudah dapat ditempati dengan lebih layak dan nyaman.

 Sebelumnya, rumah yang ditempati Pak Yusuf mengalami kerusakan setelah diterjang angin kencang.
Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Pembina Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) Kombes Pol (Purn) H. Ikhwan Lubis SH MH yang kemudian memberikan bantuan untuk membedah dan memperbaiki rumah Pak Usup.

Setelah proses perbaikan selesai, rumah tersebut diserahterimakan kepada Pak Usup. Kegiatan serah terima dilakukan Ikhwan Lubis SH MH didampingi Koordinator KSJ Batubara.

Pak Usup merasa bersyukur melihat rumahnya yang kini sudah dapat ditempati dengan lebih aman dan nyaman. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ikhwan Lubis SH MH dan KSJ yang telah membantu memperbaiki tempat tinggalnya.

"Terima kasih kepada Bapak Ikhwan Lubis dan KSJ atas bantuannya. Rumah saya sudah dibangun dan sekarang saya bisa tinggal di rumah yang layak," kata Pak Usup gembira.

Pada kesempatan itu Pembina KSJ H.IkhwannLubis SH MH yang juga dijuluki Pejuang Duafa ini mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT telah selesainya pembangunan bedah rumah Pak Yusuf tersebut.

Menurutnya, bantuan bedah rumah tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial KSJ kepada masyarakat yang membutuhkan. bagi Pak Yusup yang menjalani kehidupan seorang diri, kini rumahnya kembali layak huni menjadi tempat untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan kondisi yang lebih baik.

Ikhwan Lubis bersama jajaran KSJ berharap rumah yang telah diperbaiki dapat memberikan manfaat dan menjadi tempat tinggal yang nyaman bagi Pak Yusup.

Perbaikan rumah tersebut merupakan bantuan dari Pembina KSJ H. Ikhwan Lubis, SH MH yang merupakan mantan Kapolres Pelabuhan Belawan dan Kapolres Batubara. 

Dengan selesainya bedah rumah tersebut, Pak Ysup kini dapat kembali memasuki dan menempati rumah layak huni setelah sebelumnya terdampak bencana angin kencang.

Tak sampai disitu, selain memberikan kunci rumah baru dibedah tersebut, Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis SH MH juga memberikan bantuan sedekah Jumat berupa beras kepada kalangan kaum duafa Lansia di sekitar lokasi kediaman Pak Yusuf.

Kegiatan serah terima bantuan bedah rumah kepada Pak Yusuf ini juga turut dihadiri Kordinator KSJ Batu Bara Muhammat Khairun Nizam beserta tim media KSJ.

Acara terlaksana dengan aman lancar dan tertib diakhiri dengan berfoto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.(Leo/BB).

Rabu, 16 September 2026

Warga Perumahan Bumi Ayu Hamparan Perak Gelar Rapat Cari Solusi Atasi Banjir Serta Bergotong Royong

Hamparan Perak, Amphibi News.com - Karena kerap banjir akibat tersumbatnya aliran air pembuangan ( Drainase) akhirnya warga perumahan Bumi Ayu Lestari menggelar rapat Kolektif.

Rapat yang digelar untuk kepentingan bersama demi mencari solusi atas persoalan Drainase dan masalah banjir tersebut dihadiri warga perumahan Tahap I dan II pada hari Selasa malam (15/09/ 2026).

 Rapat bersama warga tersebut diselenggarakan di Komplek Perumahan BALI Blok  D14 Tahap I tepatnya di kediaman Bapak M. Adami Sulaeman,S.H, M. Ag.( Pembina Perumahan BALI).

Dalam rapat tersebut  membahas tentang pembangunan fasilitas umum, sistem drainase dan hal-hal berkembang lainnya.

Rapat tersebut di inisiasi oleh Ustadz Adami selaku Pembina dan Burhanudin selaku Penasehat serta Husni Thamrin Nasution, Khalis, Jefri Rambe selaku Pengurus Bali Tahap I dan Bung Syahyan Selaku RW Bali II juga Bambang sebagai Pengurus STM Bali II yang tercetus saat kegiatan gotong royong kolektif bersama-sama warga BALI Tahap I dan II pada hari Minggu, 13 September 2026.

warga BALI bermusyawarah saling berargumen positif kemudian bermufakat tentang proses perbaikan drainase/pintu tali air dilaksanakan pada saat debit air sudah kecil pasca banjir rob.

 Sedangkan fasilitas Umum akan dibangun berupa Aula atau Musholla untuk Tahap II dan Sarana Olahraga untuk Tahap I ditempat yg sudah ditentukan.

Pengurus Perumahan Bali Tahap I dan II dalam kesempatan sebelumnya meminta kepada Developer untuk lebih pro-aktif berkoodinasi terkait point yang telah disepakati bersama agar terealisasi secepatnya.

Seusai rapat warga mengambil momentum dengan foto bersama sebagai langkah awal untuk menjalin silaturahmi dan membahas kemaslahatan bersama kedepan.*(Leo/Amphibi).

Senin, 14 September 2026

Alamak !!! Sidang Gugatan PT TSI Terhadap Bank Mandiri Kembali Ditunda, Hakim Tegas: “Jangan Mempersulit Persidangan”

Medan, Amphibi News — Sidang kedua perkara gugatan PT Toba Surimi Industries (PT TSI) terhadap Bank Mandiri di Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali harus ditunda.
Penundaan kali ini terjadi setelah kuasa hukum Bank Mandiri meminta majelis hakim menunda persidangan dengan alasan surat kuasa untuk mewakili pihak bank dalam perkara tersebut belum selesai dibuat.
Permintaan penundaan itu langsung mendapat perhatian dari majelis hakim. Hakim mengingatkan agar persoalan administratif tidak menjadi alasan yang justru membuat proses persidangan berjalan berlarut-larut.
Dengan nada tegas, hakim meminta seluruh pihak menghormati proses hukum dan mengikuti persidangan secara serius.
“Jangan mempersulit persidangan,” tegas hakim dalam persidangan.
Pernyataan tersebut menjadi sorotan karena perkara yang diajukan PT TSI kembali belum memasuki pemeriksaan pokok perkara.
Tidak hanya majelis hakim yang menyoroti persoalan tersebut. Pihak penggugat PT TSI melalui kuasa hukumnya, Richan Simanjuntak dan Winner Pasaribu, juga menyampaikan protes terhadap permintaan penundaan yang diajukan pihak Bank Mandiri.
Richan Simanjuntak dan Winner Pasaribu keberatan lantaran alasan yang disampaikan pihak bank berkaitan dengan surat kuasa yang belum selesai dibuat. Pihak penggugat mempertanyakan penundaan tersebut dan berharap proses persidangan dapat berjalan sebagaimana mestinya tanpa kembali terhambat persoalan administratif.
Protes pihak penggugat tersebut semakin menambah dinamika dalam sidang kedua perkara ini. Sebab, perkara yang seharusnya mulai bergerak ke tahapan pemeriksaan berikutnya kembali harus tertahan.
Sebelumnya, pada sidang perdana, pihak tergugat juga belum hadir sehingga proses persidangan belum masuk pada pokok perkara.(Leo/Amphibi).

Jumat, 11 September 2026

Warga Duafa Jalanan Hingga Petani Korban Banjir Diberi Sedekah Beras dari Tim.Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH

Medan,Amphibi News— Kepedulian terhadap warga duafa dan masyarakat yang membutuhkan hingga petani korban banjir  kembali ditunjukkan tim jurnalis  Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan H.Ikhwan Lubis SH MH.

Kali ini, Tim Jurnalis KSJ menyambangi kawasan Jalan Pancing /William Iskandar hingga Letda Sujono Tembung , Kota Medan, untuk memberikan sedekah Jumat berupa bahan pangan beras .

Bantuan sedekah Jumat tersebut diberikan masing-masing masing kepada kaum dhuafa, anak sekolah pemelihara bebek yang bebeknya hilang dicuri.

Hingga sedekah Jumat diberikan pada warga duafa yang mengais rezeki di jalanan diantaranya para pemulung, pengemis, janda pekerja jalanan, pembantu tukang cuci hingga  petani sakit struk yang lahan pertaniannya gagal panen dilanda banjir.

Kegiatan sosial tersebut dilakukan dengan menyambangi langsung warga di pinggir jalan. Bantuan beras sebagai kebutuhan pokok diserahkan tim jurnalis KSJ kepada penerima sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Salah seorang penerima bantuan tampak menerima paket sembako yang diberikan oleh tim jurnalis KSJ. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari, khususnya bagi warga yang memiliki keterbatasan ekonomi.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian KSJ terhadap masyarakat kecil yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup, termasuk para pencari barang bekas yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas tersebut.

Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis SH MH dalam arahannya  berharap aksi sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan baik di tengah wilayah Kota Medan maupun daerah pinggiran.

“Semoga bantuan sedekah beras ini bermanfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang membutuhkan,” demikian semangat yang diusung dalam kegiatan sosial tersebut.

KSJ juga mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan lebih untuk bersama-sama membangun kepedulian sosial, sehingga semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.Pesan H.Ikhwan Lubis SH MH yang akrab disapa Bapak Pejuang Duafa tersebut.(Leo/Mdn).

Rabu, 09 September 2026

HEBOH! LIMBAH B3 PESTISIDA DITEMUKAN DI SUNGAI BANDAR SIDORAS. AMPHIBI : "ANCAMAN BAGI MANUSIA, IKAN, DAN 17 HA MANGROVE"*

Deli Serdang, Amphibi News– Tim AMPHIBI kembali menemukan bukti nyata perusakan lingkungan. Sejumlah kemasan bekas pestisida kategori Limbah B3 ditemukan berserakan di bantaran dan badan Sungai Bandar Sidoras, Dusun IV, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Titik temuan: *Lat 3.6966042°, Long 98.765889°*.

Barang bukti yang diamankan: 
1.  Kemasan `SANDPHOS - Aluminium Phosphide 56% w/w` produksi India
2.  Botol `MATADOR 50 EC - Lambda Sihalotrin 50g/L` 
3.  Puluhan kemasan plastik dan aluminium foil bekas pestisida lainnya

Ketua Umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung (AST) mengatakan "Yang kami temukan bukan sampah biasa. Ini Limbah B3. Aluminium Phosphide sangat berbahaya. Jika terkena air, akan mengeluarkan gas Phosphine yang bisa membunuh manusia dan biota sungai," tegasnya. 

Belum lama ini limbah busa telah mencemari aliran sungai percut, hari ini limbah B3 yang sangat berbahaya dibuang di badan Sungai Bandar Sidoras, air mengalir ke muara sungai Percut. 
Ini sangat berdampak ke area rehabilitasi mangrove 25 Ha binaan AMPHIBI. Dari 25 Ha yang ditanam, saat ini yang hidup hanya 17 Ha atau 68%. "Kami menduga keras pencemaran ini jadi salah satu penyebab gagal tanam," lanjutnya.

AMPHIBI akan melakukan 3 langkah: 
1.  *Mengamankan BB* dan membuat Berita Acara Pengambilan sample Limbah Berbahaya.
2.  *Akan Melapor resmi* ke DLH Kab. Deli Serdang & Gakkum KLHK Wilayah Sumatera
3.  *Menyurat ke Kementan* untuk menelusuri data importir resmi SANDPHOS & MATADOR

AMPHIBI mendesak aparat pemerintah yang terkait segera melakukan olah TKP, uji laboratorium,
dan mengusut jaringan pelaku pembuangan. "Negara tidak boleh kalah dengan mafia Limbah B3. 
Sungai ini urat nadi warga. Mangrove ini benteng abrasi. Harus ada yang bertanggung jawab," pungkasnya.

AST menghimbau kepada Warga setempat tidak menyentuh dan segera melapor ke AMPHIBI Sumut jika menemukan pembuangan Limbah serupa, "tutupnya.
(red-amphibi)

Minggu, 06 September 2026

PD MABMI Kota Medan Gelar Maulid Nabi " Meneladani Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW Dalam Merajut Ukhuwah Islamiyah Masyarakat Melayu"

Medan, Amphibi News - Pimpinan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PD.MABMI) Kota Medan melaksanakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M.

Kegiatan yang mulia penuh makna ini bertemakan " meneladani kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam merajut ukhuwah islamiyah masyarakat Melayu" ini dilaksanakan di Foressthree Coffee & Kitchen Marelan Kel Tanah600 Kec.Medan Marelan.pada Minggu (06/09/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Turut berhadir dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar PD.MABMI Kota Medan tersebut masing - masing : ketua PP MABMI Pusat Prof.DR.OK.Saidin,SH M,Hum, Ketua PW.MABMI Sumut, Ketua MABMI Kota Medan Ir.HT.Syahmi Johan Msi, Camat Medan Marelan Zulkifli Pulungan, Anggota DPRD Kota Medan Drs.H.Muslim Harahap, para tokoh masyarakat dan tokoh  pemuda Medan Marelan M.Yusuf S.sos yang juga selaku ketua PAC.Pemuda Pancasila Marelan, Tokoh Budaya Awaluddin alias Awel, pengacara Johan Arifin SH maupun pengurus dan anggota MABMI tingkat kecamatan.

Untuk mendapatkan berkah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh Ahmad Husein S.Pd,i selaku Qori serta 
Paparan acara disampaikan Ketua Panitia pelaksana Ahmad S.Ag S.Pdi, 

Dilanjutkan dengan sambutan dari ketua MABMI kota Medan Ir.HT.Syahmi Johan Msi.

Apresiasi dan dukungan dan pesan disampaikan oleh ketua PP MABMI Pusat Prof.DR.OK.Saidin,SH M,Hum.

Kata sambutan juga datang dari anggota DPRD Kota Medan Drs H.Muslim Harahap dan Camat Medan Marelan Zulkifli Pulungan.

Sementara itu, Ketua MABMI Kota Medan Ir.HT.Syahmi Johan Msi berpesan pada pengurus MABMI Kota Medan dalam moment acara Maulid Nabi Muhammad SAW, para ketua dan pengurus MABMI di kecamatan- kecamatan untuk dapat berpartisipasi lagi dalam kegiatan PD.MABMI pada masa yang akan datang.

Baik itu dalam partisipasi lebih banyak lagi mengadakan kegiatan dalam meramaikan kegiatan PD MABMI baik itu kegiatan masyarakat Melayu bersifat keagamaan maupun kegiatan sosial lainnya.Ujar Ketua MABMI Kota Medan yang didampingi H.Rudi Suntari S,Ag selaku Sekretaris MABMI Kota Medan dan Hj Rohanim,SPd,MM serta Ahmad S,PdI selaku ketua Panitia pelaksana kegiatan.

Acara Maulid juga diisi dengan Tausiyah disampaikan oleh Ustad DR.H.Hasan Matsum M,Ag yang juga selaku Ketua MUI Kota Medan yang banyak mengisahkan kepemimpinan dan  perjalanan Nabi Muhammad SAW dalam berdakwah berakhlakul karimah yang baik dalam memperluas ajaran agama Islam.

Adapun susunan Panitia Maulid Nabi Muhammad SAW Mabmi Kota Medan
A. Penanggung jawab
Ketua: Ir. H. T. Syahmi Johan, M.Si
Anggota :
- Dr. H. Ahmad Darwis, S.Ag, MA
 - Andi Yudistira, S.Pd, M.Pd
- OK. Zulfani Anhar, M.Pd

B. Panitia Pelaksana
Ketua : Ahmad, S.Ag, S.Pd.I
Wakil Ketua : Syahrul Aman
Sekretaris : H. Rudi Suntari, S.Ag, MM
Wakil Sekretaris : Nurlaili, S.Pd
Bendahara : Hj. Rohanim, S.Pd, MM
Wakil Bendahara : Dra. Aidar Uzir, M.Pd

C. Seksi-Seksi
Seksi Perlengkapan
Ketua : Abdus Samad,SE
Anggota :
1. Syarifuddin, S.Pd.I, MA
    2.  Azharuddin, SP, MM, IALI
    3. Ahmad Husin, S.Pd
4. Ilham Maulana, S.Pd
 
Seksi Acara
Ketua.  : Datok Afifuddin Ali Akbar
Anggota :
 1.Yoffi Andinata
 2.Sabilal M.Pd
 3. Titis Rahayu, M.Pd
4.  Juriah, S.Pd
 
Seksi Konsumsi
Ketua :Rugaiyah Ms Miraza
Anggota: 
1. Raudah, SE, MM
   2. Srilia hartati. M.Pdi
   3. fatimah, S.Pd
   4. Runjanah
   5. Adek           
          
Seksi  Tamu
Ketua  Hj. Rohanim S.Pd, M.M
Anggota : 
1.  Dra. Khaidar Uzir M.Pd
2.  Rozali, M.Pd
3.  Drs. H. Syaparuddin, M.Pd 
4.  Nurlaili, S.Pd      
       
Seksi Humas
Ketua : Imam Lukman Hakim
 Anggota : 
 1. Supran
 2. Muhammad Ilyas
 3. Mahyaruddin, S.Pd
           
Seksi Dokumentasi
Ketua : Khairul Imam
Anggota :
1. M. Ali Akbar
2. Ilyas, S.Pd.(Leo/Amphibi).

Jumat, 04 September 2026

Tim Jurnalis KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis Kembali Bantu Warga Duafa Pekerja Jalanan di Tengah Kota Medan

Medan, Amphibi News – Setiap Jumat Tim jurnalis Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) binaan H.Ikhwan Lubis SH MH kembali bergiat sedekah kepada para warga duafa, janda dan anak yatim.

Pada Jumat (04/09/2026) kali ini tim jurnalis KSJ mencari kaum duafa diantara para janda yang hidup di jalanan seperti tukang becak dayung, para pemulung, penjahit sepatu maupun para ibu - ibu dan anak  yang mengais rezeki di tengah jalanan bekerja dalam menyambung hidup.

Semula tim jurnalis KSJ menemui Pak Yulistyo ( 69 tahun) sebagai penjahit sepatu yang kerap mangkal di kawasan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli.

Disini Kakek penjahit sepatu ini diberikan sedekah beras oleh tim Jurnalis melalui tangan Boim.

Selanjutnya pemberian sedekah Jumat secara road action di jalanan berlanjut kepada para pemulung bersepeda dan pemulung pejalan kaki di kawasan Jalan KL.Yos Sudarso Glugur Medan.

Tampak wajah cerah dan gembira tergambar diraut wajah pak Marullah, Janto Harianja, Buyung, Madun Siregar sebagainpenarik becak dayung yang kerap mangkal di kawasan simpang jalan Karantina dan Pulau Brayan Kota Medan.

Pembagian sedekah beras kepada pekerja duafa tukang becak  dilaksanakan melalui tim jurnalis Gus Leo, Abdullah, dan Boim.

” Alhamdulillah Terimakasih ya.. Pak, semoga keluarga pak Pembina KSJ H.Ikhwan Lubis senantiasa ditambahkan rezekinya dan selalu dalam lindungan Allah SWT" , ungkap Pak Buyung penarik becak dayung saat menerima sedekah beras dari KSJ yang kala itu ia mengaku hingga siang ini belum ada mendapatkan penumpang becak dayungnya ditengah banyaknya persaingan becak mesin.

Selanjutnya tim jurnalis KSJ juga mendatangi seorang ibu dan anaknya yang sedang menjual balon di jalan Krakatau Medan.

Ibu dan anak penjual balon ini pun tak mampu menyembunyikan kegembiraannya langsung menjunjung dan mencium karung beras saat menerima beras sedekat Jumat dari pembina KSJ H.IkhwannLubis SH MH apalagi ditengah belum ada lakunya balon yang dijualnya tersebut.

Penyaluran sedekah Jumat berupa beras kemudian berlanjut kepada Pak Iskandar Syam seorang pemulung barang bekas bersepeda di kawasan jalan Brayan Kota Medan.

Rasa syukur dan terimakasih diungkapkan pak Iskandar Syam kepada pejuang duafa dan pembina KSJ bapak H.Ikhwan LubismSH MH yang selalu peduli pada warga duafa dan anak yatim.

Pak Iskandar Syam mengaku selama ini belum ada menerima bantuan apapun dari Pemerintah baik itu PKH maupun program bantuan lainnya.

" Baru bantuan beras dari KSJ inilah yang saya terima, kalo bantuan dari Pemerintah saya belum ada menerima padahal kemarin ada bantuan 3 goni beras bagi warga miskin di kota Medan", keluh Pak Iskandari sembari memeluk senang bantuan beras dari KSJ tersebut.

Sebagaimana diketahui tim Jurnalis KSJ yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH kembali eksis melaksanakan kegiatan sedekah Jumat.

Tim jurnalis Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) binaan H.Ikhwan Lubis SH,MH menilai warga para janda dan anak yatim serta para duafa lansia yang masih bekerja di jalanan maupun para warga duafa tersebut harus diperhatikan dan layak dibantu dimana kondisi kehidupan mereka pastinya akan menempuh jalan sulit dalam perekonomian keluarga demi menyambung hidup.

Dalam kegiatan rutinya KSJ binaan H. Ikhwan Lubis SH .MH yang di koordinatori Boim dan para relawan para jurnalis Medan bergerak menyasar di 2 kawasan di tengah kota kawasan jalan KL.Yos Sudarso Glugur Medan, Pulo Brayan, Jalan Krakatau Medan dan Jalan Mabar Kec.Medan Deli guna membantu meringankan beban kehidupan dialami para pekerja jalanan diantara pemulung, tukang becak dayung, tukang sol sepatu, dan penjual balon yang mengkais rezeki di jalanan.

Dalam arahannya, Pendiri pembina KSJ H.Ikhwan Lubis SH.MH terus berpesan agar terus menyuarakan semangat , KSJ Harus bisa menjadi amanah untuk orang-orang yang benar-benar membutuhkan bukan sekedar organisasi sosial namun mata untuk semua fakir miskin terutama untuk anak anak yatim.

“Kita harus komitmen walau saat ini tanpa adanya Donasi kita harus siap menjalankanya tanpa pernah berhenti”,tutup H.Ikhwan Lubis akrab disapa pejuang duafa yang tetap Istiqomah bersedekah tersebut. (Leo).