Rabu, 30 Oktober 2024

AMPHIBI Tanah Datar Hadiri Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup RPJMD Tanah Datar 2025-2029


Tanah Datar - AMPHIBI.web.net / Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) Dewan Pimpinan Daerah Kabupaten Tanah Datar memenuhi undangan Pemerintah Daerah kabupaten Tanah Datar dalam Tajuk Konsultasi Publik 2 penyususanan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMD) Kabupaten Tanah Datar 2025-2029 yang dilaksanakan pada,
Selasa (29-10-2024).

Pada kegiatan tersebut di hadiri oleh Narasumber dari Universitas Negeri Padang (UNP) Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si. merupakan guru besar Ilmu Lingkungan pertama di Sumatera Barat (Sumbar). 

Noviardi Rajo Mansur Ketua Lembaga Lingkungan AMPHIBI Kabupaten Tanah Datar menuturkan kepada awak media bahwasanya masalah sampah adalah masalah Urgent di Kabupaten Tanah Datar ini, Pemerintah Daerah Tanah Datar harus betul-betul menjadikan ini sebuah perhatian khusus.

Kami selaku Aktivis Lingkungan Hidup di Kabupaten Tanah Datar siap berkolaborasi dengan pemerintah Daerah untuk hadirkan solusi terkait permasalahan Lingkungan Hidup dan sosial Kemasyarakatan.

Sebagaimana selama ini kami pantau Pemerintah Daerah masih belum seutuhnya serius mengatasi masalah sampah di kabupaten Tanah Datar ini, ada dibangun Bank sampah di beberapa Nagari semua belum berjalan dengan baik, masih semua seputar seremonial sesaat.

Rajo Mansur menuturkan AMPHIBI mempunyai jaringan kuat mulai dari Pusat hingga daerah, yang siap berkolaborasi dengan Pemerintah, Swasta dalam mengatasi permasalahan Lingkungan Hidup dan Sosial Kemasyarakatan.

Kami bekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia ini.

AMPHIBI telah memecahkan Rekor Muri Indonesia sebanyak 3 Kali, dengan rincian sebagai berikut:

“Penanaman Mangrove Pertama di Tempat Pengelolaan Sampah Akhir (TPSA)” Bantar Gebang Kota Bekasi dalam memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, 21/2/2021.

Penanaman Mangrove Pertama di Lokasi Deburan Ombak Lebih Dari 1 Meter” dalam memperingati Hari Pahlawan, 10/11/2021.

“Penanaman Mangrove Pertama di Laut Dengan Jarak 100 Meter Lebih Dari Bibir Pantai” dalam memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia 28/11/2021.
Disamping itu, AMPHIBI juga telah berhasil menanam pohon Mahoni diatas pasir sebanyak 500 batang disekeliling pantai Perawan Pulau Pari Kepulauan Seribu pada Hari Pahlawan 10 November 2016.
Saat ini pohon mahoni tersebut hidup tumbuh subur dengan ketinggian diatas 10 meter, tutup Rajo Mansyur.
(red-amphibi)

Minggu, 27 Oktober 2024

Peresmian Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan " KPPL "

Jumat, 15 September 2017.

Badrudin Haiti tanam pohon di lokasi KPPL Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan  SETU.

Kepedulian terhadap lingkungan ternyata menjadi perhatian khusus keluarga besar POLRI.
Hal ini terlihat pada acara kunjungan para petinggi POLRI di Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan KPPL SETU Kab.Bekasi.
Penanaman bermacam jenis pohon secara bersama-sama dilakukan para petinggi Kepolisian Republik Indonesia di antaranya Jenderal Polisi Drs.Badrodin Haiti, Komjen Pol Purn.Dr.Anang Iskandar SH,MH,  Irjen Pol.Drs.Happy Kartika, Komjen Pol.DR.Boy Salamudin, Irjen Pol.Drs.Satria Hari.P ,. Irjen Pol.Drs.Daud Sihombing,  Irjen Pol.Drs.Dicky Dance.A,. Brigjen Pol.Drs.Suro Jauhari,  Irjen Pol Drs.Sabar Raharjo, Irjen Pol Drs.Nasikin, Irjen Pol.Drs Ngadino, Irjen Pol.Drs.Taufik.N.

Hadir juga di acara kunjungan KPPL Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan dari perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup A.Salim, Kepala UPTD Kebersihan Kab.Bekasi Maulana, Anggota Pokja Dewan Sampah Nasional Riza V.Tjahjadi dan Aron Chandra serta perwakilan dari Perusahaan PT.Miki Oleo Nabati Industri Vincent.

Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan KPPL yang di prakarsai oleh Agus Salim Tanjung So,si dan Team yang terdiri dari AMPHIBI,YASOS BKS, Yayasan I'Anatul Barokah Pondok Ilir-ilir, Kaukus LH Bekasi Raya, PAN Indonesia saat di minta keterangan menyampaikan bahwa Program KPPL ini adalah langkah awal dalam Perbaikan Sosial Ekonomi Kemasyarakatan dan Perbaikan Lingkungan Hidup .

Beberapa program awal di Lokasi KPPL ini yang sedang dijalankan diantaranya Produksi Sabun Cair dan Detergent Limbah/By Produk Industri Minyak Nabati, Pembuatan Tas/Dompet/Acesories bahan Limbah Kulit dan Filter Bag,  Furnitur/ Bingkai/Kerajinan  bahan Limbah Kayu Palet, Komposting/Pembuatan Pupuk bahan Limbah Teh dan Sampah, Peternakan Ayam, Kolam Lele/Ikan Mas/Patin/Gurame,  Ternak Kambing dan dalam waktu dekat akan memproduksi Bata Press berbahan baku Limbah Industri dari PT.Miki Oleo Nabati.

Pekerja yang dilibatkan dalam Program ini adalah Resident Pra Rehabilitasi Korban Narkoba dibawah asuhan Direktur Rehabilitasi Pondok Ilir-Ilir Siti Alfiasih dan Warga sekitar Kampung/Desa Ciledug Rt.07/02 Kec.Setu Kabupaten Bekasi.

Harapan saya dalam tahun 2017 ini Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan ini segera kita resmikan bersama beberapa Menteri dan Pihak-pihak terkait tegas Agus Salim Tanjung.



" Ayo Peduli "
















Senin, 05 Juni 2023

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke 51, AMPHIBI Gelar Aksi Susur Sungai dan Tanam Pohon di 5 Lokasi.

Sumut-amphibi.net// Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke 51, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) bersama Kelompok Tani Hutan KTH AMPHIBI melakukan Aksi Susur Sungai dan penanaman pohon di 5 lokasi terpisah di prov. sumatera utara pada, 
Senin, (05/06/2023).

Aksi penanaman pohon yang melibatkan ratusan elemen masyarakat, Aparatur negara, TNI, Polri, Ormas/OKP, Mahasiswa, Pelajar dan Pelaku Usaha tersebut digelar di 5 tempat diantaranya desa Silomlom kec.simpang empat Kab.Asahan, desa Sembahe kec.Sibolangit, desa Sigara-gara kec.Patumbak, desa Percut kec.Pst kab.deli Serdang.
Sementara untuk aksi bersih hulu dan hilir sungai Deli dipusatkan di jl.datuk Rubiah  kel.rengas pulau kec.medan Marelan Kota Medan.
Dalam aksi ini Amphibi menggunakan bibit pohon bantuan dari BPDASHL Asahan Barumun sebanyak 6.000 pohon produktif.
5.000 batang pohon persemaian dan 9.000 pohon Mangrove jenis Rhizopora Apyculata dari Bpdashl Wampu Sei Ular.
Sementara PT.Musim Mas berpartisipasi dalam penyediaan konsumsi panitia.
Sebanyak 6.000 pohon produktif akan ditanam KTH AMPHIBI Silomlom dilokasi lahan SHM seluas 12 hektar dan lokasi lahan masyarakat desa Silomlom seluas 141 hektar yang saat ini dirampas oleh Perusahaan PKS pabrik kelapa sawit di desa silomlom.

Ketua umum AMPHIBI yang juga Presiden KTH AMPHIBI Agus Salim Tanjung So,si dalam Aksi tersebut hadir di desa Silomlom untuk secara bersama sama melakukan penanaman secara serentak pada pukul 14.00 di 5 lokasi.

Aksi ini juga di lakukan Amphibi secara online melalui virtual zoom meeting dengan host Hanjar dari Majalah Pajak Kemenkeu di Jakarta.
Peserta zoom yang disiarkan langsung di 5 lokasi tersebut juga diikuti Soe Tjen Marcing (Dosen, penulis, Aktivis dari  SOAS of London University), 
Dilokasi aksi penanaman di desa Silomlom dihadiri kepala desa Silomlom Indra Yusrika Nst, Kapolsek simpang empat, Danramil simpang empat, Dinas LH kab.Asahan, Ormas/OKP IPK, PP, PBB dan tokoh masyarakat serta siswa siswi SMPN2 Silomlom dan SMAN 1 Simpang empat.

Dilokasi desa Sembahe kec.Sibolangit AMPHIBI melakukan aksi pembersihan sampah plastik di hulu Sungai Deli dan penanaman pohon di lahan kritis yang dihadiri Dir. KTH AMPHIBI Ernady, Ketua AMPHIBI Deliserdang, M Iqbal, Kabid. Pemberdayaan Perempuan Amphibi Deliserdang Nur Anita dan Ketua KTH AMPHIBI SEMBAHE, Andareas Ketaren serta jajaran pengurus/anggota KTH Sembahe.
Sementara di desa Percut, KTH AMPHIBI Percut melakukan Penanaman Mangrove Rhizopora Apyculata di pesisir pantai sebanyak 25.000 batang yang di hadiri Kasi dan koordinator kebersihan kecamatan Percut Sei Tuan Andriani dan Herman Yosep, perwakilan Koramil PST Sertu Erlinta Maya, KPH Wilayah I Stabat Orico Sinaga serta 70 orang masyarakat dan anggota KTH AMPHIBI Percut.
Untuk lokasi di desa Sigara gara kec.Patumbak pelaksanaan penanaman pohon dilakukan di bantaran sungai dan halaman pemukiman masyarakat yang dihadiri lembaga BPRPI, perkumpulan Bilal Mayit kab.Deli Serdang, tokoh masyarakat warga kecamatan patumbak kab.deli serdang.
Selain penanaman pohon juga dilakukan Aksi Bersih Susur Sungai Deli yang dilakukan AMPHIBI Sungai Deli disepanjang Jalan Datuk Rubiah lingkungan 28 Kelurahan Rengas Pulau yang dihadiri Muspika Medan Marelan Waka Polsek, Danramil, Camat Medan Marelan, Lurah Rengas Pulau, DPP Reaksi dan para jurnalis dari media pers.
Ketua umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung So,Si dalam sambutannya dilokasi desa Silomlom menyampaikan bahwa Aksi Bersih Susur Sungai dan penanaman pohon produktif dan Mangrove dipesisir yang digagas Amphibi dalam rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia ke 51.
Lanjut Agus ST, Aksi massal tersebut bertujuan untuk mengajak kepedulian seluruh stakeholder, masyarakat, TNI Polri, aparatur negara, swasta, pelaku usaha, mahasiswa dan pelajar untuk peduli terhadap lingkungan, "ajak Agus ST.

"Saat ini permasalahan lingkungan yang ada di lahan kritis, hulu dan hilir sungai hingga pesisir pantai sudah sangat memprihatinkan. 
Ayo kita bersama-sama memberikan yang terbaik untuk bumi, agar menjadi Bumi yang layak kita huni (let's together give the best for the earth, so that it becomes a worthy earth for us to live in) ucap Agus ST.

Perlu gerakan massal untuk menjaga dan memulihkan kembali bumi ini dari kerusakan dan pencemaran lingkungan, tutup, Agus ST.
(red-amphibi)

Jumat, 17 Desember 2021

DLH KAB. PATI DENGAN AMPHIBI PATI MENANAN MANGROVE DALAM RANGKA HARI MENANAM NASIONAL

AMPHIBI - PATI, DLH Kab.Pati dan berbagai kalangan  tanam mangrove mageri Segoro dalam rangka Hari Menanam Pohon Nasional

Penanaman mangrove yang dilakukan di pesisir desa Tunjungrejo Margoyoso kabupaten Pati Jawa tengah dalam rangka hari menanam pohon nasional ini dengan merangkul banyak kalangan dan penggiat lingkungan.Penanaman mangrove ini sebanyak 5000 bibit lebih, bibit  ini didukung dari CSR PT. SIK.

Adapun yang melakukan penaman mangrove ini dari berbagai kalangan, mulai dari DLH.Pati , Amphibi Pati, ka.Cab.Dinas kehutanan prop.wil 2, kepala desa tunjungrejo, karang taruna Tunjungrejo, kelompok tani tambak Tunjung Rejo, Paguyuban mitra nelayan sejahtera  Juwana, Babinsa, kumpulan mahasiswa Pati, dinas pariwisata Pati, camat Margoyoso, Gapensi,disalutkan,kelompok desa bersih sampah dan penggiat lingkungan lainya pada, Jumat (17/12/2021).
Dengan adanya penanaman mangrove di desa tunjungrejo ini bagus dalam pencegahan abrasi pantai, ekosistem pesisir pantai, keseimbangan darat dan pesisir pantai, serta mencegah terjadinya ombak besar ataupun tsunami.
,
Kedepannya untuk pemulihan lahan pesisir di kabupaten pati ini bukan hanya  menanam saja, karna pertumbuhan mangrove yang cukup lama untuk itu butuhnya perawatan yang ekstra, agar bibit mangrove tumbuh kuat dan besar sehingga dirasa sudah bisa layak hidup, sehingga setiap kegiatan penanaman yang dilakukan tidak hanya sekedar menanam setelah itu hilang tersapu ombak, pasang surut air laut."Ucap ketua  Amphibi Pati Edi Irawan

Harapannya untuk menjaga ekosistem pesisir, agar ada keseimbangan alam di wilayah tersebut. Dengan demikian konsep pembangunan berkelanjutan didaerah tersebut akan terealisasi. Keberadaan mangrove sangat diperlukan sebagai pelindung dari terpaan abrasi juga menyerap CO2 dan menghasilkan oksigen sehingga dapat menjadi paru paru bagi wilayah sekitarnya. "tutur kepala DLH Pati Tulus Budihardjo

Eko Purwanto selaku kasi konservasi dan pemulihan kerusakan lingkungan DLH Pati berharap kedepannya supaya kegiatan ini bisa berkesinambungan dari tahun ke tahun,Tidak hanya DLH dan instansi terkait yg peduli tanam mangrove,melainkan dunia usaha diminta peran aktifnya jg bhakti lingkungan khususnya di wil hilir ato kawasan desa2 pesisir pati"
Penanaman mangrove, sebagai bagian dari turut serta kami dalam upaya menjaga konservasi lingkungan, khususnya ekosistem pantai.Harapan kami, Mugi saget membawa manfaat untuk anak cucu kami kelak. " Ujar kepala desa tunjungrejo Mochammad Ali Zuhdi, S.T.

Harapan secara umum jelas untuk melestarikan lingkungan, melindungi garis pantai dari abrasi. Tapi secara spesifik, ini pesan yg ingin kita sampaikan, yaitu melatih generasi-generasi muda, baik remaja mau anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah, untuk tidak abai terhadap lingkungan sekitar, selalu mempunyai jiwa peduli terhadap alam.Saya berkomitmen, setiap kegiatan apapun yang ada ada di masyarakat, saya akan libatkan unsur pemuda  dan lembaga pendidikan. Karena dari sanalah, penerus-penerus masa depan akan bermunculan."tutup ketua karang taruna desa tunjungrejo Nanang Taufiq Bahtiar, S.Pd.
(NIK)