Jumat, 08 Mei 2026

KSJ Binaan H.Ikhwan Lubis SH MH Bagikan Sedekah Jumat Pada Janda Miskin Sebagai Tulang Punggung Keluarga

Medan -    Sesuai arahan dari Pendiri Pembina Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) H.Ikhwan Lubis SH MH bahwa  para relawan Jurnalis KSJ  membagikan sedekah jumat kepada para janda Lansia  yang berprofesi sebagai penjual sayur, bubur  dan jajanan keliling serta para janda buruh cuci keliling agar dapat membantu kehidupan mereka,Jumat  ( 08/05/2026 ) .

Kehadiran puluhan para janda duafa untuk mendapatkan sembako beras dari tim relawan Jurnalis KSJ di kediaman Boim yang menjadi  Koordinator  gerakan Jumat barokah  mendapatkan  respon positif dari masyarakat setempat.

Seperti yang dikatakan Bidan Wati kepada awak media "  Kalau seandainya kami ingin mendonasikan  sedikit harta kami saya dan keluarga akan memberikan amanah pastinya ke KSJ,  kami melihat dalam memberikan amanah untuk sedekah ke masyarakat tepat sasaran dan inilah yang harus kita dukung . Jelas seorang bidan bersalin di wilayah Mabar tersebut.

Pemberian bantuan sedekah jumat yang diberikan kepada para pedagang tradisional mungkin kelihatan berbeda seperti biasanya tim Relawan yang datang langsung menemui para warga duafa secara door to door atau dari pintu rumah ke pintu rumah.

Namun kali ini para penerima sedekah yang datang langsung di satu titik yakni di kediaman Pak Boim untuk mendapatkan  sembako dari KSJ.

Hal tersebut dikatakan Boim saat pelaksanaan kegiatan KSJ yang rutin dilaksanakan setiap Jumat tersebut.


Boim juga menjelaskan, " Saat ini kenapa para penerima sedekah yang datang , hal ini disebabkan kami tidak ingin  aktifitas berjualan mereka terganggu maka kami meminta kepada mereka untuk sambil berdagang bisa mampir dan mengambil sedekah sembako dari KSJ , jelasnya . 

Jumiati ( 56 tahun ) salah seorang penerima sedekah KSJ  merupakan pedagang sayur  keliling warga Mabar  yang sudah 7 tahun menjadi janda mengakui sangat senang mendapatkan sembako beras dari KSJ.
"Hari hari saya harus menjadi tulang punggung keluarga dengan mengurus 1 anak kandung serta empat anak angkat yatim piatu dengan berjualan sayuran berkenderaan sepeda dayung, saya berharap bisa menghidupi mereka serta dapat menyekolahkannya . 
 Ini lah hidup , kalau kita tidak berusaha harus kemana kita  mendapatkan untuk menghidupi anak-anak , saya  sudah terbiasa dalam susah harus di syukuri saja, ungkap Jumiati .


Sementara itu Pendiri Pembina KSJ  H. Ikhwan Lubis SH.MH. mengatakan ," Walau saat ini KSJ  hanya bisa membantu puluhan dduafa pada setiap Jumatnya namun saya percaya nantinya KSJ  akan bisa membantu para fakir miskin dan anak yatim piatu di seluruh indonesia itulah janji KSJ  dalam giat rutin KSJ. 

Kali ini saya hanya berharap kepada seluruh  relawan tetap lah melakukan kegiatan Sedekah Jumat  walau hanya dengang 2 karung beras , Itu akan membuat kita lebih ikhlas  dan terbiasa melakukannya . Pesannya .(Leo/Amphibi)

Selasa, 05 Mei 2026

Gawat !!! Banjir Air Limbah Genangi Kawasan Uni Kampung Belawan Cemari Lingkungan

Belawan, Amphibi News– Kawasan Pemukiman di Uni Kampung Jalan Kampar Kel.Belawan 1 Kec.Medan Belawan masih diresahkan dengan genangan banjir.air parit.

Apalagi sehabis hujan maupun pasang laut ( rob) genangan banjir bercampur air parit yang bisik mengancam kesehatan bagi ribuan warga yang bermukim di komplek Unikampung Belawan.

Menurut warga ditemui media online ini, Selasa sore (05/05/2026) menyebutkan, kalau kondisi genangan air limbah rumah tangga maupun air hujan tersebut sudah berlangsung lama belum ada solusi perbaikan dari Pemerintah.

Dulu pernah warga di kawasan pemukiman Unikampung secara Berswadaya membeli mesin pompa genangan air akantetapi tak berlangsung lama, mesin pompa mengalami kerusakan sehingga hingga kini genangan air limbah tersebut tak tersedot setiap hari Mengenangi jalan pemukiman warga .

Bahkan parit yang ada di pemukiman tampak dipenuhi air parit sehingga sulit mengalir.

Warga berharap pada Pemko Medan peduli dan memberikan pelayanan bagi masyarakat guna mengatasi persoalan lingkungan untuk dapat segera mencarikan solusi dalam mengatasi genangan air limbah rumah tangga sehingga tak menjadi pemukiman yang kumuh melainkan tercipta lingkungan yang bersih dan sehat.(Leo/Amphibi).

Dampak Truk Galian C,Jalan Desa Durian Sei Balai Kab.Batu Bara Hancur Akibat Truk Galian C

Batu Bara – Akibat galian C Jalan Desa Durian kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu bara hancur total.

Hal itu sesuai pantauan dari media online ini dilokasi Rabu (06/05/2026) terlihat jelas mobil – mobil pengangkut galian C yang over kapasitas melintas dan tanpa memakai terpal, sehingga abu-abu bertebangan, kehalaman warga, sehingga mengakibatkan jalan Desa Durian mengalami rusak parah.

Sementara itu sangat miris tidak adanya itikad baik dari pihak pengelola galian C tersebut untuk memperbaiki jalan Desa Durian yang sudah Kupak Kapik tersebut.

Rudy , salah seorang tokoh pemuda setempat mengatakan, pemerintah kabupaten Batu Bara harus bertindak tegas terhadap peraktek galian C karena disamping merusak lingkungan juga merusak infrastruktur.

Beliau juga menambahkan, seharusnya Pemkab Batu Bara mengecek izin usaha penambangan ( IUP ) dan juga Pemkab Batu Bara harus mengatur jelas tentang usaha pertambangan yang ilegal

Yang cukup anehnya dari pihak Desa Durian tutup mata atas kerusakan jalan Desa durian tersebut, bisa diduga ada indikasi bayar upeti.

Jadi kami selaku masyarakat yang taat membayar pajak bumi bangunan (PBB) mengharapkan sekali ada tindakan dari Pemkab Batu bara agar jalan Desa Durian tidak semankin parah dan ada korban di jalan akibat kerusakan badan jalan.(Leo/Amphibi).

Jumat, 01 Mei 2026

AMPHIBI Soroti Pengelolaan Limbah, Usulkan Satgas Tangkap Tangan di Deli Serdang

Deli Serdang AMPHIBI News— Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (AMPHIBI) menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) dan penyampaian hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Deli Serdang, Selasa (28/04/2026).

Berita

Forum ini menjadi bagian dari evaluasi dan review Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan DLH, mengacu pada regulasi Kementerian PAN-RB serta surat edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Deli Serdang.

Dalam kegiatan tersebut, DLH memaparkan prosedur layanan lingkungan, mulai dari pengurusan perizinan pengelolaan Limbah B3, UKL-UPL hingga Analisis Dampak Lingkungan (Amdal), termasuk layanan uji laboratorium Limbah dan B3.

Forum juga dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi lingkungan, pelaku usaha, hingga perwakilan perusahaan dan asosiasi pengusaha.

Dari AMPHIBI, hadir Ketua AMPHIBI Deli Serdang Alif Romaulina Siboro bersama jajaran pengurus wilayah Sumatera Utara dan tim media. Sejumlah aktivis lingkungan, komunitas arung jeram pelaku usaha, serta perwakilan instansi teknis daerah turut mengikuti forum tersebut.

Namun, forum ini tidak hanya menjadi ajang formalitas. Persoalan krusial terkait pencemaran limbah dan buruknya pengelolaan sampah masih menjadi sorotan utama.

Ketua Umum AMPHIBI, Agus Salim Tanjung (AST), secara tegas menilai bahwa pengelolaan sampah di Deli Serdang belum optimal dan membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar kebijakan administratif.

Ia mendorong penguatan program TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai solusi berbasis masyarakat untuk mengurangi volume sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.

Lebih jauh, AMPHIBI mengusulkan pembentukan Satgas Tangkap Tangan (OTT) terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan. Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan seiring dengan edukasi dan sosialisasi.

Tanpa penindakan tegas, regulasi hanya akan menjadi dokumen tanpa daya paksa, ”tegasnya.

Usulan tersebut merujuk pada Peraturan Daerah Kabupaten Deli Serdang Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah, yang secara jelas mengatur larangan, kewajiban, serta sanksi administratif hingga pidana bagi pelanggar.

Perda ini mencakup pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari pengurangan, penanganan, peran masyarakat, hingga mekanisme penegakan hukum. Termasuk di dalamnya penguatan peran bank sampah serta kewajiban pemilahan dan daur ulang.

Di akhir forum, seluruh pihak yang hadir menandatangani komitmen bersama untuk mendukung pengelolaan sampah terpadu serta mewujudkan lingkungan hidup yang bersih dan sehat di Kabupaten Deli Serdang.

Komitmen ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan berlanjut pada implementasi nyata di lapangan.

(red amphibi)



Pelindo Regional 1 Peringati Hari Buruh Internasional 2026, Tegaskan Peran Strategis Pekerja Pelabuhan

Medan, Amphibi News— PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 memperingati Hari Buruh Internasional 2026 dengan menegaskan pentingnya peran pekerja sebagai pilar utama dalam pembangunan bangsa, khususnya di sektor kepelabuhanan.

Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan bahwa buruh merupakan salah satu elemen penting yang berkontribusi langsung terhadap kelancaran operasional pelabuhan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

“Buruh adalah satu di antara elemen penting dalam pembangunan bangsa. Hari Buruh menjadi kilas balik dan pelajaran terbaik betapa pentingnya menghargai karya dan pekerjaan orang lain,” ujar Jonedi.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pekerja, khususnya insan pelabuhan yang selama ini telah menunjukkan dedikasi tinggi.

“Selamat Hari Buruh Internasional, Semoga para pekerja di Indonesia semakin produktif, kompetitif, dan juga sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1, Fadillah Haryono, mengatakan bahwa momentum Hari Buruh menjadi refleksi penting bagi perusahaan untuk terus memperkuat hubungan industrial yang harmonis.
“Hari Buruh bukan hanya seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menghargai peran pekerja. Pelindo Regional 1 berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan mendukung peningkatan kompetensi serta kesejahteraan pekerja,” ujarnya.

Pelindo Regional 1 menegaskan komitmennya dalam mendukung pekerja sebagai bagian penting dari transformasi perusahaan.
Peringatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara manajemen dan pekerja, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem kerja yang produktif dan berkelanjutan demi kemajuan industri kepelabuhanan nasional.(Leo/Amphibi).

Syukuran Kantor/Taman Edukasi AMPHIBI Sederhana Tapi Bermakna

Deli Serdang, Amphibi News - Selamat dan sukses atas terselenggaranya acara syukuran penempatan kantor baru AMPHIBI ( Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia).

Kegiatan syukuran yang banyak mendapatkan papan bunga ucapan selamat dan sukses terpajang di pinggir jalan tersebut  dilaksanakan pada Kamis sore (30/04/2026) mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai pada malam harinya.

Kegiatan syukuran dengan diisi pembacaan doa tersebut dilaksanakan di Aula kantor AMPHIBI Sumut beralamat di
Jl.Pusaka Pasar 13 Kolam Belakang No.17, 8, 45 Desa Kolam-Bandar Klippa
 Kec.Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang Sumatera Utara.

Acara yang dilaksanakan sederhana tapi penuh makna ini dihadiri ratusan orang diawali dengan perwiritan dan dilanjutkan dengan makan 
bersama.(Gs/DS).

Warga Duafa di Pinggir rel KA Diberikan Sembako Beras Tim Relawan KSJBinaan H.Ikhwan Lubis,SH MH

Medan, Amphibi News – Meski ditengah terik mentari yang membakar kulit wajah namun semangat untuk memberikan sedekah Jumat tak membuat goyah para relawan dan tim media  Komunitas Sedekah Jumat ( KSJ ) binaan H.Ikhwan Lubis SH MH.

Sehabis sholat Jumat (01/05/2026), tim relawan KSJ kembali hadir ditengah kehidupan warga miskin (duafa) yang berada di pinggir rel kereta api.di kawasan Gg. Cipto Raya Kel Tj.Mulia Hilir Kecamatan Medan Deli.

 Kegiatan sedekah Jumat berupa beras para tim relawan KSJ menelusuri rel kereta api yang umumnya di pinggir rel tersebut banyak terdapat pemukiman warga duafa yang layak diberikan bantuan, apalagi umumnya rumah warga tersebut kumuh dan tak layak huni.

Dalam kegiatanya tim relawan KSJ  menemukan beberapa warga duafa yang bermukim di daerah pinggir rel dan tak sedikit warga yang terancam kelaparan disana terbukti warga duafa tampak antusias untuk mendapatkan sedekah Jumat.

" Pak..tolong pak, saya dirumah sudah kehabisan beras, anak- anak kami terancam kelaparan, tolonglah kami pak", ungkap seorang warga sembari mengejar rombongan tim relawan saat membagikan beras secara door to door ( dari pintu ke pintu).

 Wak Nong (60 tahun) seorang warga Lansia merasa bersyukur dan berterima kasih atas  adanya  bantuan sembako beras dari KSJ. 

Menurut Nenek Lansia ini ia hampir tak lagi bisa membeli beras karena tingginya harga beras saat ini, adanya bantuan sedekah beras dari KAJ rasanya Nenek seperti mendapatkan rezeki nomplok dan mendoakan semoga KAJ yang dibina H.Ikhwan Lubis SH MH tetap eksis memberikan bantuan kepada para kaum duafa seperti kami ini dan kami memsoakan semoga Bapak Ikhwan Lubis senantiasa ditambahkan rezeki dan kesuksesan serta sehat selalu..Aamiin,tutur nenek tersebut mendoakan.dibalik rumah reotnya di pinggir rel kereta api tersebut.


Sementara itu secara terpisah, Pendiri dan Pembina Utama KSJ H.Ikhwan Lubis SH.MH. dalam arahanya kepada relawan KSJ menyampaikan ” tim relawan KSJ harus melihat langsung dari keadaan masyarakat dhufa yang menjadi target bantuan di setiap jumatnya .

Lihat dengan seksama mana yang benar-benar layak harus kita bantu bukan sekedar pertemuan dalam ruang khalayak ramai namun ada sisi yang harus kita perhatikan.

Lihatlah mereka yang selalu hidup di tempat-tempat terisolir seperti itu yang layak harus kita kunjungi dan kita bantu dengan perjuangan hidup yang berat mereka selalu ihklas menjalani dan jangan biarkan mereka lapar.

KSJ harus hadir bisa datang secara langsung dan membantu mereka. Pesan dari H.Ikhwan Lubis sosok yang akrab disapa sang Pejuang Duafa tersebut.(Leo/Amphibi)