Rabu, 31 Desember 2025

Sambut Tahun Baru 2026, Amphibi Panen Ikan & Eksis Aksi Tanam Pohon Demi Pelestarian Lingkungan Hidup


Deli Serdang, Amphibi News  – Sambut tahun baru 2026 dengan semangat baru, ternyata tak sia- sia budidaya ikan air tawar yang selama ini dipelihara para aktivis Amphibi.

Jelang pergantian tahun baru 2026 aktivis Amphibi tergabung dalam Kelompok Tani Hutan Nelayan (KTHN) Amphibi berhasil memanen ikan yang selama ini dibudidayakan baik di kolam bak terpal maupun kolam tanah.

Kegiatan panen ikan jenis ikan lele dan ikan nila dan ikan mas dilaksanakan langsung dipimpin Ketum Amphibi Agus Salim So, Si, Ch bersama para aktivis Amphibi lainnya yakni Ketua KTHN Amphibi Percut Ahmad Sayuti, Indra, Gusleo ketua tim media Amphibi, Dedek Afriandi.

Kegiatan yang mengasyikan dalam menyambut tahun baruan itu dilaksanakan di Kanwil Amphibi Jalan Pusaka Pasar 13 Desa Kolam Kecamatan Percutseituan Kab Deli Serdang, Rabu (31/12/2025).

Pada kesempatan itu Ketum Amphibi Agus Salim Tanjung atau AST menegaskan, Amphibi selama ini terus menghadirkan solusi bukan hanya persoalan lingkungan hidup yakni persoalan sampah juga melaksanakan kegiatan pelestarian alam baik di darat.

Bahkan kegiatan bermanfaat dilaksanakan Amphibi itu dengan mengalakkan aksi penanaman pohon buah produktif diantaranya buah pohon kelapa, durian,mangga,rambutan, kelengkeng, pokat, nangka, manggis serta bibit pohon buah lainnya di sejumlah lokasi daerah kepengurusan Amphibi baik di Sergai, Asahan, Batu Bara, Deli Serdang, kota Medan maupun di kawasan Taman Edukasi Amphibi Kanwil Amphibi Sumut.

Sedangkan aksi penanaman pohon dan perawatan pohon di kawasan pesisir laut juga tetap dilaksanakan yakni penanaman mangrove di pesisir laut Desa Percut Kec.Percutseituan Kab Deli Serdang yang dikoordinir Ahmad Sayuti selaku ketua KTHN Amphibi Percut.Tutup AST.(Leo/Amphibi).

Minggu, 28 Desember 2025

Amphibi Pertanyakan Penghargaan Internasional untuk "Ratu Sampah"

BEKASI - Lembaga Lingkungan Hidup Amphibi mempertanyakan kelayakan Wilda Yanti, pemilik PT Xaviera Global Synergy, yang mengklaim menerima penghargaan APEC Business Efficiency and Success Target (BEST) Award 2025.

Pasalnya, perusahaan yang dipimpin Wilda Yanti—yang dikenal dengan julukan "Ratu Sampah"—justru diprotes warga dan aktivis lingkungan karena dinilai gagal mengelola sampah.
"Ini ironis sekali. Di satu sisi mereka menerima penghargaan internasional, tapi di sisi lain masyarakat di Kabupaten Bekasi dan Bogor justru melakukan demo karena terganggu dengan operasional PT Xaviera Global Synergy," kata Ketua Umum Amphibi Agus Salim Tanjung dalam keterangan pers, Minggu (28/12/2025).

Sebagai dasar, Tanjung menjelaskan, pada 16 September 2025 gudang PT Xaviera Global Synergy di Jalan Raya Fatahillah, Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, didemo puluhan aktivis Prabu Peduli Lingkungan Simpul Cikarang Barat. Mereka memprotes penumpukan limbah dari PT Fajar Surya Wisesa Tbk yang dikelola PT Xaviera sebagai pihak ketiga.

Sehari kemudian, 17 September 2025, warga juga melakukan demonstrasi di lokasi lain, yakni TPS Sentul City Recycle Center (SCRC) di Kabupaten Bogor yang juga dikelola PT Xaviera Global Synergy. Keluhannya, sampah menumpuk tidak terkelola dan menimbulkan bau busuk yang mengganggu warga sekitar.

"Kami khawatir ini hanya soal presentasi yang bagus di atas kertas, tapi realitas di lapangan jauh berbeda. Apakah panitia APEC BEST Award 2025 melakukan verifikasi lapangan? Atau hanya menilai dari presentasi saja?" tanya Tanjung.

Menurutnya, penghargaan seperti ini seharusnya diberikan kepada pelaku usaha yang konsisten menjaga lingkungan, bukan sekadar pandai dalam pencitraan.

"Masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi operasional adalah saksi nyata. Mereka yang merasakan dampak buruk dari pengelolaan sampah yang tidak bertanggung jawab. Suara mereka harus didengar," tegasnya.

Tanjung berharap pihak berwenang, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Bogor, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap operasional PT Xaviera Global Synergy. 

Dia juga mengimbau panitia APEC BEST Award 2025 untuk melakukan klarifikasi dan evaluasi ulang. "Penghargaan internasional harus mencerminkan kinerja nyata, bukan sekadar portofolio yang dibuat cantik. Jangan sampai penghargaan seperti ini justru melegitimasi praktik bisnis yang merugikan masyarakat dan lingkungan," pungkas Tanjung. 
(red)

Sabtu, 27 Desember 2025

Amphibi dan Pemerintah Nagari Andaleh Baruh Bukik Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Lingkungan

Tanah Datar – amphibi.web// Pemerintah Nagari Andaleh Baruh Bukik, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, melaksanakan aksi penanaman pohon di sejumlah titik rawan longsor pada Jumat (27/12/2025). 
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan guna mengurangi risiko tanah longsor dan banjir bandang di wilayah nagari tersebut.

Aksi penanaman pohon produktif ini dilaksanakan sebagai respons atas meningkatnya kejadian bencana alam, khususnya banjir bandang dan tanah longsor, yang melanda sejumlah daerah di Pulau Sumatera dalam beberapa waktu terakhir. Pemerintah Nagari Andaleh Baruh Bukik menilai langkah preventif melalui penghijauan dan penguatan fungsi lingkungan menjadi sangat penting untuk menjaga keseimbangan alam serta keselamatan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Pemerintah Nagari Andaleh Baruh Bukik menggandeng Lembaga Lingkungan Amphibi Wilayah Sumatera Barat serta Amphibi Kabupaten Tanah Datar. Amphibi berperan aktif dalam penyediaan dan penyaluran bibit pohon yang merupakan hasil kolaborasi dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Agam Kuantan, Sumatera Barat.

Ketua Amphibi Wilayah Sumatera Barat, Lingga Ananda, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan di Nagari Andaleh Baruh Bukik merupakan bagian dari gerakan kolaboratif Amphibi yang telah berjalan secara nasional. Ia menjelaskan, Amphibi selama ini telah bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah, swasta, komunitas, serta masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

“Amphibi telah berkolaborasi dengan banyak instansi dan masyarakat di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, melalui program kolaborasi, kami telah menyalurkan lebih dari tiga juta bibit pohon di berbagai wilayah sebagai bagian dari komitmen menjaga lingkungan dan mengurangi risiko bencana,” ujar Lingga Ananda.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa untuk memperkuat program di tingkat desa dan nagari, Amphibi memiliki program Kelompok Tani Hutan dan Nelayan (KTHN) Amphibi. Program ini memungkinkan pembentukan kepengurusan secara resmi di tingkat desa atau nagari sebagai mitra strategis dalam pengelolaan lingkungan.

“KTHN Amphibi dapat dibentuk di tingkat desa atau nagari dan telah berjalan di banyak daerah. Program ini tidak hanya fokus pada penghijauan, tetapi juga menyasar berbagai sektor, termasuk persoalan lingkungan hidup, pengelolaan sampah, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kelestarian alam,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Nagari Andaleh Baruh Bukik dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi yang terjalin antara pemerintah nagari dan Lembaga Lingkungan Amphibi. Ia menegaskan bahwa kegiatan penanaman pohon ini sejalan dengan kebutuhan nagari dalam menghadapi potensi bencana alam.

“Kami sangat berterima kasih atas kolaborasi ini. Nagari Andaleh Baruh Bukik memiliki beberapa titik rawan longsor, sehingga program penanaman pohon produktif ini diharapkan dapat memperkuat struktur tanah sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat ke depan,” ujarnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak unsur masyarakat, sehingga kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dapat terus ditingkatkan.

Camat Sungayang turut menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, upaya mitigasi bencana berbasis masyarakat seperti penanaman pohon merupakan langkah strategis yang perlu diperkuat di seluruh nagari di Kecamatan Sungayang.

“Kami dari pemerintah kecamatan sangat mendukung kegiatan ini. Penanaman pohon di daerah rawan longsor merupakan langkah nyata dalam mengurangi risiko bencana. Kami berharap kolaborasi antara pemerintah nagari, lembaga lingkungan, dan masyarakat dapat terus berlanjut demi keselamatan dan kesejahteraan bersama,” kata Camat Sungayang.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sungayang, perwakilan pemerintah daerah, serta jajaran pengurus Amphibi. Hadir di antaranya Sekretaris Amphibi Wilayah Sumatera Barat Roni Pasla, S.H., H. Hamdi dari Biro Media dan Infokom DPW Sumbar, Ketua Amphibi Kabupaten Tanah Datar N. Rajo Mansur, serta Baihaqi dari Biro Media dan Infokom Amphibi Tanah Datar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga lingkungan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memperkuat upaya pencegahan bencana di Kabupaten Tanah Datar.
(red-amphibi).


Senin, 22 Desember 2025

Atlit Karateka Medan Barat Juarai Turnamen Karate Marelan City Piala Camat Medan Marelan

Marelan, Amphibi News com - Setelah berlangsung selama 2 hari, akhirnya Turnamen Karate Marelan City memperebutkan piala Camat Medan Marelan yang diadakan Komite Nasional Indonesia (KONI) kecamatan Medan Marelan akhirnya secara resmi ditutup.Senin sore (22/12/2025).
.
Dari hasil rekapitulasi perolehan mendali turnamen karate Marelan City diketahui atlit asal perguruan Karate Kids dari wilayah Kecamatan Medan Barat  unggul menjadi juara umum dengan perolehan mendali juara 1 dengan nilai sebanyak 14 place, juara 2 sebanyak 5 place dan juara 3 sebanyak 12 place.

Selain mendapatkan piala dan piagam para atlit karate juara 1 mendapatkan uang senilai Rp3 juta.

Disusul dengan Karateka  asal perguruan Shindoka dari Kecamatan Medan Barat dan Karateka asal perguruan  Marelan Squad dari kecamatan Medan Marelan.

Dari 350 atlit yang mengikuti turnamen karate Marelan City tersebut ternyata ada sebanyak  21 atlit yang berprestasi.

Camat Medan Marelan Zulkifli S.Pulungan, S.STP,MAP, didampingi Ketua KONI Medan Marelan Syafrizal Keliat menyerahkan langsung hadiah dan piala kejuaraan Karate Marelan City kepada para pemenang di ajang turnamen Karate tersebut.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Turnamen Karate Marelan City memperebutkan piala Camat Medan Marelan digelar selama 2 hari oleh KONI Medan Marelan, Minggu siang (21/12/2025).
Kegiatan olahraga turnamen karate yang dikuti sebanyak 350 atlit dari sejumlah organisasi perguruan karate yang berasal dari 11 kecamatan di kota Medan yang berlangsung di Gedung olah raga (GOR) YPI Fadhilah Jln.Pasar 3 Barat Marelan tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Medan Rico Waas melalui Kadispora kota Medan disaksikan dan dihadiri Ketua Forki Medan Yudi Atmaja SH, Ketua Koni Kota Medan Aswindy Facrizal, SE, Ketua Koni Medan Marelan Syafrizal Keliat, Camat Medan Marelan Zulkifli S.Pulungan, S.STP,MAP, Ketua KNPI Marelan Syafri,SE, Tokoh Masyarakat Marelan Ahmad SP serta para sesepuh Karate.

Di acara pembukaan tersebut turut diperagakan sejumlah atraksi bela diri karate serta atraksi mematahkan besi dan memecahkan batu conblok berlapis.

Acara pembukaan turnamen Karate Marelan City tersebut juga ditandai dengan memberikan piagam atau plakat penghargaan kepada para sesepuh Karate.

Camat Medan Marelan Zulkifli S.Pulungan S STP MAP mengucapkan terimakasih kepada Syafrizal Keliat selaku ketua panitia pelaksana turnamen Karate Marelan City yang juga selaku ketua KONI Medan Marelan.

Acara ini kita laksanakan dalam rangka perebutan piala Camat Medan Marelan yang diikuti para atlit karate dari 11 kecamatan sekota Medan.

Turnamen Karate Marelan City resmi dibuka Walikota Medan diwakili bapak Kadispora Kota Medan dan Ketua KONI kota Medan bapak Aswindy serta dihadiri oleh Forkopimcam lainnya", jelasnya.

Alhamdulillah acara pembukaan turnamen karate ini berjalan lancar  dibuka dengan suguhan atraksi karate yang luar biasa.

Ini merupakan kegiatan yang positif sesuai dengan misi visi bapak Walikota Medan Rico Waas dan bapak wakil walikota Medan Zakiyudin Harahap, dimana Pemko Medan hadir ditengah kegiatan  masyarakat dalam kegiatan positif bagi anak- anak kita yang mengikuti kejuaraan karate agar anak- anak kita mendapatkan aura positif dalam menjalankan kehidupan, jangan hanya berbuat hal yang negatif.

Karena seperti diketahui sendiri seumuran anak- anak remaja banyak terlibat tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan olahraga turnamen Karate ini sangat baik bagi Kita Medan khususnya bagi kecamatan Medan Marelan.

Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan pertandingannya harus sportif dengan menjunjung tinggi semangat  sportifitas agar mendapatkan hasil yang terbaik, kita bersyukur acara ini terselenggara atas adanya dukungan dari senior- senior karate  kita dan KONI Kota Medan dan KONI Medan Marelan.

" Bila acara ini nantinya berjalan dengan baik dan lancar maka nantinya akan kita laksanakan secara kontinu dalam mencari atlit berprestasi", Ungkap Camat Marelan.

Ketua KONI Kota Medan Aswindy Facrizal, SE mengapresiasi dilaksanakannya kejuaraan karate Marelan City karena tanpa adanya event juga prestasi tak bisa hadir makanya Pemko Medan bersama KONI Kota Medan harus bisa bersinergi guna memajukan olahraga berprestasi di kota Medan ini.

Saya yakin dan berharap juga pihak KONI terus berkolaborasi dengan pihak kecamatan serta dapat diikuti oleh pihak kecamatan lainnya dalam memajukan olahraga di kota Medan.

Ditambahkan Syafrizal Keliat selaku ketua KONI Medan Marelan sekaligus sebagai panitia pelaksana kegiatan turnamen Karate Marelan City, menurutnya, kegiatan turnamen ini diikuti sebanyak 350 atlit dari 11 kecamatan sekota Medan, dalam hal ini saya juga mengucapkan terima kasih atas adanya dukungan dari ketua KONI Kota Medan Aswindy Facrizal dan Ketua Forki kota Medan Yuda Atmaja dan pakmIsmar yang banyak membantu terlaksananya kegiatan ini .

Ucapan terima kasih terbesar juga disampaikan kepada Camat Medan Marelan Zulkifli S Pulungan semoga acara berlangsung selama 2 hari ini dapat berjalan lancar sukses dan aman.Tutup Ketua KONI Medan Marelan tersebut sembari memberikan mendali kepada para atlit yang telah berprestasi tersebut dan berfoto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.(Leo/Amphibi).

Minggu, 21 Desember 2025

KONI Marelan Sukses Gelar Turnamen Karate Marelan City Piala Camat Medan Marelan Dikuti 350 Atlit

Marelan, Amphibi News - Komite Nasional Indonesia (KONI) kecamatan Medan Marelan secara resmi mengelar turnamen Karate Marelan City memperebutkan piala Camat Medan Marelan. Minggu siang (21/12/2025).

Kegiatan olahraga turnamen karate yang dikuti sebanyak 350 atlit dari sejumlah organisasi perguruan karate yang berasal dari 11 kecamatan di kota Medan yang berlangsung di Gedung olah raga (GOR) YPI Fadhilah Jln.Pasar 3 Barat Marelan tersebut dibuka secara resmi oleh Walikota Medan Rico Waas melalui Kadispora kota Medan disaksikan dan dihadiri Ketua Forki Medan Yudi Atmaja SH, Ketua Koni Kota Medan Aswindy Facrizal, SE, Ketua Koni Medan Marelan Syafrizal Keliat, Camat Medan Marelan Zulkifli S.Pulungan, S.STP,MAP, Ketua KNPI Marelan Syafri,SE, Tokoh Masyarakat Marelan Ahmad SP alias Pak Ucok serta para sesepuh Karate.

Dalam acara tersebut juga turut diperagakan sejumlah atraksi bela diri karate serta atraksi mematahkan besi dan memecahkan batu conblok berlapis.

Acara pembukaan turnamen Karate Marelan City tersebut juga ditandai dengan memberikan piagam atau plakat penghargaan kepada para sesepuh Karate.

Saat diwawancarai awak media Camat Medan Marelan Zulkifli S.Pulungan S STP MAP mengucapkannterimakasih kepada Syafrizal Keliat selaku ketua panitia pelaksana turnamen Karate Marelan City yang juga selaku ketua KONI Medan Marelan.

Acara ini kita laksanakan dalam rangka perebutan piala Camat Medan Marelan yang diikuti para atlit karate dari 11 kecamatan sekota Medan.

" Alhamdulillah tadi sudah dibuka oleh bapak Walikota Medan diwakili bapak Kadispora Kota Medan dan Ketua KONI kota Medan bapak Aswindy serta dihadiri oleh Forkopimcam lainnya", jelasnya.

Alhamdulillah acara pembukaan turnamen karate ini berjalan lancar  dibuka dengan suguhan atraksi karate yang luar biasa.

Ini merupakan kegiatan yang positif sesuai dengan misi visi bapak Walikota Medan Rico Waas dan bapak wakil walikota Medan Zakiyudin Harahap, dimana Pemko Medan hadir ditengah kegiatan  masyarakat dalam kegiatan positif bagi anak- anak kita yang mengikuti kejuaraan karate agar anak- anak kita mendapatkan aura positif dalam menjalankan kehidupan, jangan hanya berbuat hal yang negatif.

Karena seperti diketahui sendiri seumuran anak- anak remaja banyak terlibat tawuran dan penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan olahraga turnamen Karate ini sangat baik bagi Kita Medan khususnya bagi kecamatan Medan Marelan.

Diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan pertandingannya harus sportif dengan menjunjung tinggi semangat  sportifitas agar mendapatkan hasil yang terbaik, kita bersyukur acara ini terselenggara atas adanya dukungan dari senior- senior karate  kita dan KONI Kota Medan dan KONI Medan Marelan.

" Bila acara ini nantinya berjalan dengan baik dan lancar maka nantinya akan kita laksanakan secara kontinu dalam mencari atlit berprestasi", Ungkap Camat Marelan.

Ketua KONI Kota Medan Aswindy Facrizal, SE mengapresiasi dilaksanakannya kejuaraan karate Marelan City karena tanpa adanya event juga prestasi tak bisa hadir makanya Pemko Medan bersama KONI Kota Medan harus bisa bersinergi guna memajukan olahraga berprestasi di kota Medan ini.

Saya yakin dan berharap juga pihak KONI terus berkolaborasi dengan pihak kecamatan serta dapat diikuti oleh pihak kecamatan lainnya dalam memajukan olahraga di kota Medan.

Hal senada ditambahkan Syafrizal Keliat selaku ketua KONI Medan Marelan sekaligus sebagai panitia pelaksana kegiatan turnamen Karate Marelan City, menurutnya, kegiatan turnamen ini diikuti sebanyak 350 atlit dari 11 kecamatan sekota Medan, dalam hal ini saya juga mengucapkan terima kasih atas adanya dukungan dari ketua KONI Kota Medan Aswindy Facrizal dan Ketua Forki kota Medan Yuda Atmaja dan pakmIsmar yang banyak membantu terlaksananya kegiatan ini .

Ucapan terima kasih terbesar juga disampaikan kepada Camat Medan Marelan Zulkifli S Pulungan semoga acara berlangsung selama 2 hari ini dapat berjalan lancar sukses dan aman.Tutup Ketua KONI Medan Marelan tersebut sembari memberikan mendali kepada para atlit yang telah berprestasi tersebut dan berfoto bersama sebagai dokumentasi kegiatan.(Leo/Mrl).

Sabtu, 20 Desember 2025

Perayaan Natal & Berbagi Kasih Paket Sembako Sukses Digelar Pemuda Pemudi GPI Sicanang Belawan

Belawan, Amphibi News – Selamat dan sukses Pemuda-Pemudi Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Sidang Pulau Sicanang 1 Belawan dengan hikmad telah sukses melaksanakan pesta perayaan natal.

Kegiatan perayaan natal Pemuda Pemudi GPI Sicanang Belawan yang dibina Guru Togu Urbanus Silaen S.Pd tersebut berlangsung meriah penuh makna berlangsung sukses di Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Pulau Sicanang 1 Belawan beralamat di Jln Pulo Sicanang Kecamatan Medan Belawan, Sabtu sore hingga malam hari ( 20/12/2025).

Tak hanya merayakan natalan ternyata Pemuda Pemudi GPI melaksanakan kegiatan berbagi kasih dengan memberikan puluhan paket sembako kepada puluhan warga Sicanang Belawan yang membutuhkan.

Hadir dalam kegiatan Pesta perayaan natal
Pemuda pemudi Gereja Pentakosta Indonesia Sidang P.Sicanang 1 Belawan yang dibanjiri papan bunga ucapan selamat dan sukses di pinggir sepanjang jalan Pulo Sicanang tersebut yakni:

Gr.Togu Urbanus Silaen, S.Pd ( Pembina Pemudi Gereja Pentakosta Indonesia), Pdt.Dr.Arifin Sihombing, M.Si selaku pembicara yang juga
Koordinator pembantu umum GPI Wilayah kota Medan), Pdt.M.Napitupulu (Pimpinan Sidang), serta para jemaat dan pemuda pemudi GPI Sidang P.Sicanang 1 – Belawan.

Turut berhadir juga sejumlah Gereja Pentakosta Indonesia lainnya diantaranya :

1. GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. P. Sicanang bawah
2. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. Sicanang atas
3. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. Bagan Deli
4. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. Belawan kota
5. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. Sei Mati
6. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. TKBM
7. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. Titipapan
8. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. Griya Martubung
9. ⁠GEREJA PENTAKOSTA INDONESIA Sid. Batang serei
10. ⁠Gereja GPSU Kel. Sicanang
11. ⁠Gereja GMI Pulau Sicanang
12. ⁠Gereja GPDI kemurahan
13. ⁠Gereja GPSI Kel. Sicanang
14. ⁠Gereja GPdI hosana
15. ⁠Gereja GP Kel. Sicanang
16. ⁠Gereja HKBP betania Kel. Sicanang
17. Pemuda-pemudi Lk. 3 Kel. Sicanang.

Acara perayaan natal penuh makna tersebut bertemakan “We are witnesses of Christ, kami adalah saksi Kristus ( Yesaya 43: 10-12*), Selamat Natal 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 01 Januari 2026.

Saat diwawancarai Pembina Pemuda Pemudi GPI Sicanang Belawan Gr.Togu Urbanus Silaen S.Pd mengatakan, dalam moment perayaan natal yang dilaksanakan pemuda pemudi Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) ini sekaligus melaksanakan kegiatan pemberian tali asih dan paket sembako atau bingkisan Natal kepada puluhan warga yang membutuhkan diantaranya para janda dan jemaat yang layak untuk mendapatkan paket sembako tersebut.

Kita melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk kegiatan resmi umat Kristen dalam perayaan natal

Terlaksananya kegiatan ini berkat adanya dukungan dari para sponsor dari PT.Pertamina dan PT Canang Indah dan beberapa perusahan lainnya yang mendukung kegiatan ini.

” Hari ini pada perayaan natal kita ada melaksanakan kegiatan berbagi kasih kepada puluhan ibu-ibu ibu Lansia, para janda dan warga kurang mampu dengan jumlah paket sembako berupa beras, gula dan Migor sesuai jumlah yang kita undang serta uang tunai”,Ujar Togu Urbanus Silaen.

Ia berpesan melalui moment perayaan natal Pemuda Pemudi Gereja Pentakosta di Sicanang Belawan ini diharapkan pemuda pemudi kristen ini memiliki karakter dan moral yang lebih baik lagi terutama kita lihat banyak kenakalan remaja yang seperti kiar tanpa aturan.

Juga diharapkan agar pemuda pemudi GPI sebagai generasi penerus bangsa dapat menjauhi dan memusuhi yang namanya Narkoba.

Ia berharap penuh pada Pemerintah agar dapat terus mengkaryakan generasi muda, dimana Pemerintah juga bisa membuat berbagai macam kegiatan seperti Diklat, pelatihan dan juga mengupayakan pendidikan lebih baik sehingga dapat melahirkan generasi muda berpotensi, berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan negara.

Kita berharap pemuda pemudi kita dapat lebih baik lagi dalam menjaga kerukunan, kesatuan dan kemajuan bagi bangsa Indonesia.

Diakhir wawancaranya, Pembina Pemuda Pemudi GPI Sicanang Belawan ini mengucapkan Selamat Selamat Natal dan Tahun Baru 2026.(Leo/red).

Jumat, 19 Desember 2025

Awas !!! Jln.Bekubang Simpang Kampung Salam Belawan Kian Membahayakan

Belawan, Amphibi News - Meski kerap membuat pengguna jalan lalulintas resah dan tak sedikit kenderaan mengalami musibah.

Akantetapi kondisi kerusakan badan jalan raya pelabuhan Belawan persisnya berada di simpang Kampung Salam Belawan hingga kini, Sabtu (20/12/2025) belum juga diperbaiki Pemerintah Cq Dinas PUPR Provinsi Sumut.

Padahal jalan berkubang dan berlobang besar sangat sulit dilalui ribuan kenderaan bermotor apalagi sehabis hujan.

Tak sedikit kenderaan yang mengalami celaka di lokasi jalan berlobang besar tersebut.

Sebagaimana yang terpantau Jumat sore kemarin (19/12/2025) bus Trans Deli Medan ( bus Tayo) mengalami mogok akibat bannya tersangkut masuk lobang.

Hingga mengakibatkan jalan Medan Belawan dan jalan Raya Pelabuhan Belawan sempat mengalami kemacetan panjang.

Sejumlah warga pengguna jalan berharap pada Pemerintah untuk segera memperbaiki kondisi jalan raya Pelabuhan Belawan tersebut agar tak lagi menimbulkan malapetaka bagi pengguna jalan.

" Kami sangat berharap agar jalan rusak Bekubang di simpang kampung salam atau jalan raya pelabuhan Belawan ini segera diperbaiki, karena kondisinya sudah sangat membahayakan, jangan sampai korban terus berjatuhan di lokasi jalan berkubang tersebut", ungkap Mas Boby Divo saat melintasi jalan berkubang di Belawan tersebut.(Leo/Blw).

Pelindo Dukung Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias

Belawan, Amphibi News.com – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan memberikan dukungan jasa kepelabuhanan terhadap kegiatan Pengiriman Cadangan Beras Pemerintah ke Pulau Nias yang dilaksanakan melalui Pelabuhan Belawan, bekerja sama dengan Perum BULOG dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggunakan kapal TNI Angkatan Laut.

Dukungan Pelindo Regional 1 Belawan diberikan dalam bentuk penyediaan fasilitas kepelabuhanan seperti jasa dermaga, jasa pemanduan dan penundaan kapal kepelabuhanan serta pengaturan operasional di area dermaga guna memastikan proses pemuatan dan pengiriman cadangan beras pemerintah dapat berjalan lancar, tertib dan aman.

Sebagai pengelola pelabuhan, Pelindo Regional 1 Belawan berperan memastikan kesiapan pelabuhan guna mendukung distribusi logistik pemerintah, khususnya penyaluran cadangan beras ke wilayah kepulauan.

Pelindo Regional 1 Belawan juga melakukan koordinasi dengan Perum BULOG selaku pengelola cadangan beras pemerintah serta TNI sebagai pihak pendukung pengangkutan laut, guna mendukung kelancaran proses distribusi ke Pulau Nias.

Melalui dukungan ini, Pelindo menegaskan perannya sebagai penyedia layanan kepelabuhanan dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional serta sinergi lintas instansi dalam pelaksanaan program pemerintah.(Leo/red).


Rabu, 17 Desember 2025

AMPHIBI Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang

Sumut, Amphibi News.com - Setelah tsunami, Aceh kembali diterjang bencana besar. 
Tanah longsor dan banjir bandang merendam rumah warga, menghanyutkan barang-barang, menutup akses jalan, dan membuat ribuan keluarga terjebak tak bisa menyelamatkan diri di tengah malam.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sebanyak 16 Kabupaten/Kota di provinsi Aceh yang terkena dampak.
Sebanyak 119.988 Jiwa atau 33.817 KK yang terdampak dan 20.759 Jiwa atau 6.998 KK mengungsi.

Rumah, tempat ibadah, sekolah, akses jalan dan jembatan rusak hingga terputus.
Warga di beberapa titik masih terisolasi dan sulit ditembus tim evakuasi.

Dengan semangat Sosial kemanusiaan, Team RESCUE AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia) yang dipimpin Deny Wijaya  berkolaborasi dengan masyarakat Dsn II Desa Kolam Kec.Percut Sei Tuan kab.deli serdang lakukan pengumpulan donasi untuk dikirim kepelosok desa batang ara kec bandar pusaka
Kab.Aceh Tamiang pada,
Rabu (17-8-2025).

Donasi masyarakat dusun II Desa Kolam berupa Beras setengah ton,
Indome 53 kotak,lilin 4 kotak besar, softek 16 lusin, Pempes 5 lusin, Air mineral 50 kotak, Roti biskuit/roti kering 30 dus, obat obatan, pakaian layak pakai 314 pasang, minyak goreng MM 50 lliter, sabun mandi 4 dus, sampo 4 dus, makanan siap saji/ ayam penyet
250 bungkus dan berbagai cemilan yang dikemas menjadi 250 paket tersalurkan langsung ke penduduk desa batang ara kec bandar pusaka
Kab Aceh Tamiang. 

Ketua team Rescue AMPHIBI Deny Wijaya mengatakan untuk menuju pelosok desa tersebut penuh dengan tantangan.
Dengan menggunakan unit sosial RESCUE AMPHIBI dan Ambulance CSR PT.AJLM/ARUM dengan jumlah team 9 orang kami berhasil  menerobos jalan yang dipenuhi lumpur.
Ditengah kegelapan malam puluhan kali kendaraan kami terperosok lumpur.
Alhamdulilah kami dapat menerobos jalanan yang extreme tersebut, "ucap Deny.

Lanjut Deny, sungguh sangat miris kami melihat ketinggian lumpur hingga mencapai pohon kelapa.
Ada sebanyak 200 KK yang rumahnya hancur dan terbawa arus banjir bandang. 

Dilokasi terdampak, team RESCUE AMPHIBI menyerahkan seluruh bantuan ke kepala dusun untuk dibagi.
"Semoga bantuan yang kami bawa ini bermanfaat dan dapat membantu warga disini, "tutur Deny dengan nada sedih.

Ditempat terpisah ketua umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung SO,SI,.CH (AST) menyampaikan keprihatinannya terhadap bencana yang melanda masyarakat Aceh, 
Ini adalah bantuan untuk yang kedua kali  dikirim team RESCUE AMPHIBI.
Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan kembali mengirimkan bantuan sembako hasil donasi kawan kawan yang dari pulau Jawa dan luar kota, " tutup AST.
(red-amphibi)

RESCUE AMPHIBI Kirim Bantuan Logistik di Pelosok Aceh Tamiang

Aceh-amphibi.net //Setelah tsunami, Aceh kembali diterjang bencana besar. Tanah longsor dan banjir bandang merendam rumah warga, menghanyutkan barang-barang, menutup akses jalan, dan membuat ribuan keluarga terjebak tak bisa menyelamatkan diri di tengah malam.
Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) mencatat sebanyak 16 Kabupaten/Kota di provinsi Aceh yang terkena dampak. Sebanyak 119.988 Jiwa atau 33.817 KK yang terdampak dan 20.759 Jiwa atau 6.998 KK mengungsi.
Rumah, tempat ibadah, sekolah, akses jalan dan jembatan rusak hingga terputus.
Warga di beberapa titik masih terisolasi dan sulit ditembus tim evakuasi.

Dengan semangat Sosial kemanusiaan, Team RESCUE AMPHIBI (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia) yang dipimpin Deny Wijaya  berkolaborasi dengan masyarakat Dsn II Desa Kolam Kec.Percut Sei Tuan Kab.Deli Serdang lakukan pengumpulan donasi untuk dikirim kepelosok desa Batang Ara Kec Bandar Pusaka
Kab.Aceh Tamiang pada,
Rabu (17-8-2025).

Donasi masyarakat dusun II Desa Kolam berupa Beras setengah ton,
Indomie 53 kotak,lilin 4 kotak besar, softek 16 lusin, Pempes 5 lusin, Air mineral 50 kotak, Roti biskuit/roti kering 30 dus, obat obatan, pakaian layak pakai 314 pasang, minyak goreng MM 50 lliter, sabun mandi 4 dus, sampo 4 dus, makanan siap saji/ ayam penyet 250 bungkus dan berbagai cemilan yang dikemas menjadi 250 paket tersalurkan langsung ke penduduk Desa Batang Ara Kec Bandar Pusaka
Kab Aceh Tamiang. 

Ketua team Rescue AMPHIBI Deny Wijaya mengatakan untuk menuju pelosok desa tersebut penuh dengan tantangan.
Dengan menggunakan unit sosial RESCUE AMPHIBI dan Ambulance CSR PT.AJLM/ARUM dengan jumlah team 9 orang kami berhasil  menerobos jalan yang dipenuhi lumpur.
Ditengah kegelapan malam puluhan kali kendaraan kami terperosok lumpur.
Alhamdulilah kami dapat menerobos jalanan yang extreme tersebut, "ucap Deny.

Lanjut Deny, sungguh sangat miris kami melihat ketinggian lumpur hingga mencapai pohon kelapa.
Ada sebanyak 200 KK yang rumahnya hancur dan terbawa arus banjir bandang. 

Dilokasi terdampak, team RESCUE AMPHIBI menyerahkan seluruh bantuan ke kepala dusun untuk dibagi.
"Semoga bantuan yang kami bawa ini bermanfaat dan dapat membantu warga disini, "tutur Deny dengan nada sedih.

Ditempat terpisah ketua umum AMPHIBI Agus Salim Tanjung SO,SI,.CH (AST) menyampaikan keprihatinannya terhadap bencana yang melanda masyarakat Aceh, 
Ini adalah bantuan untuk yang kedua kali  dikirim team RESCUE AMPHIBI.
Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan kembali mengirimkan bantuan sembako hasil donasi kawan kawan yang dari pulau Jawa dan luar kota, " tutup AST.
(red-amphibi)

Senin, 15 Desember 2025

Kerusakan Jalan Galang - Pagar Merbau Butuh Pengaspalan

Deli Serdang, Amphibi News - Meski telah di demo warga namun tampaknya Pemkab Deli Serdang dan provinsi Sumut belum juga bergeming untuk memperbaiki kondisi badan jalan rusak di jalan lintas Sumatera atau jalan Perintis kemerdekaan Kota Galang sampai ke kawasan jalan Pagar Merbau.

Sebagaimana terpantau langsung media online ini Senin (15/12/2025) tampak kondisi jalan masih Kupak kapok sangat sulit dilalui kenderaan bermotor apalagi sehabis hujan.

Sedangkan di saat panas hari maka jalanan kerap menimbulkan polusi debu yang dapat merusak mata para pengguna jalan yang berkenderaan motor.

" Entah sampai kapan jalan ini diperbaiki Bang, padahal sudah pernah warga berdemo meminta pemerintah segera memperbaiki jalan rusak sepanjang hampir 2 km ini", ungkap Syafaruddin warga sekitar jalan perintis kemerdekaan Galang saat dimintai tanggapannya prihal jalan rusak tersebut.(Leo/red) 

Manajemen Pelindo Regional 1 Salurkan Secara Langsung Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Banjir di Aceh

Aceh, Amphibi News — 15 Desember 2025, Manajemen Pelindo Regional 1 yang diwakili Basri Alam selaku Regional Division Head Pelayanan SDM dan Umum menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh. Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut sebagai wujud komitmen manajemen Pelindo untuk hadir langsung membantu masyarakat di wilayah terdampak.

Bantuan yang diserahkan pada 14 Desember 2025 tersebut meliputi penyediaan dapur umum, pasokan air bersih, genset, serta berbagai kebutuhan logistik lainnya yang dibutuhkan warga selama masa tanggap darurat. Dapur umum dan bantuan kemanusiaan tersebut diserahkan serta dioperasikan di dua titik lokasi, yakni Aceh Tamiang dan Kota Langsa, guna menjangkau masyarakat terdampak secara lebih luas dan merata

Dampak positif dari kehadiran Pelindo juga dirasakan langsung oleh masyarakat. Uly, Selaku kepala dapur posko Tamiang menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kepedulian Pelindo. Ia menyampaikan bahwa bantuan berupa dapur umum, air bersih, genset serta kebutuhan logistik lainnya sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi sulit akibat bencana. Kehadiran Pelindo di lokasi bencana juga dinilai memberikan semangat dan harapan bagi warga untuk bangkit.

Kehadiran jajaran manajemen Pelindo di tengah masyarakat terdampak menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan dalam merespons kondisi darurat, sekaligus memastikan seluruh bantuan tersalurkan secara efektif.

Melalui aksi kemanusiaan ini, Pelindo menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan berperan aktif membantu masyarakat, khususnya dalam situasi bencana alam, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak dalam upaya penanganan dan pemulihan wilayah terdampak.(Leo/red).

Minggu, 14 Desember 2025

Selain Aceh Tamiang, Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Langsa

Medan, Amphibi News— PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 secara simbolis melepas enam relawan dari total 20 relawan yang akan diterjunkan untuk membantu penanganan bencana banjir di Kota Langsa, Aceh. Prosesi pelepasan dilaksanakan pada Jumat (12/12) pukul 14.00 WIB di Kantor Ex Pelindo Regional 1, Jalan Krakatau No. 100, Medan.

Sebanyak 20 relawan tersebut akan bertugas di lokasi terdampak banjir di Langsa dengan fokus pada penyediaan dapur umum, aktivasi sumur yang masih dapat dimanfaatkan, pembersihan area permukiman, serta pendistribusian makanan dan air bersih bagi masyarakat terdampak. Misi kemanusiaan ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Baitulmaal Muamalat guna memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain mengirimkan relawan, Pelindo Regional 1 juga menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa tanggap darurat. Bantuan yang disalurkan meliputi selimut, popok, tikar, lilin, senter, vitamin, obat-obatan, serta pakaian dalam untuk anak-anak maupun orang dewasa.

Executive Director 1 Regional 1 Pelindo, Jonedi Ramli, menegaskan bahwa pengiriman relawan dan bantuan logistik tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Menurutnya, kehadiran Pelindo di tengah masyarakat menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam situasi darurat.

“Sinergi dan kepedulian menjadi kunci dalam upaya kemanusiaan ini. Kami berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat serta mendukung percepatan pemulihan pascabanjir di Langsa,” ujar Jonedi.

Pelepasan relawan dan bantuan kemanusiaan ini menegaskan peran aktif Pelindo Regional 1 dalam mendukung upaya penanganan bencana serta memperkuat solidaritas sosial bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Langsa.(Leo/red).

DIDUGA TERDAPAT KEJANGGALAN PADA RENCANA PEMBANGUNAN TPS 3R di DESA BANDAR KLIPPA KECAMATAN PERCUT SEI TUAN "Didekat rencana pembangunan TPS 3R tersebut ada terdapat plank Bank Sampah Dewan '

Deli Serdang , AmphibinNews.com - Menurut informasi yang diperoleh Aktivis Lingkungan Hidup Amphibi beberapa waktu lalu dari Pejabat Nomor Dua Kecamatan Percut Sei Tuan bahwa Anggota DPRD Tk.2 Kabupaten Deli Serdang telah ketuk palu dan telah mensyahkan rencana pembangunan TPS 3R di lima titik untuk Kecamatan Percut Sei Tuan.
Salah satunya rencana pembangunan TPS 3R tersebut ada di Desa Bandar Klippa, yang diketahui bahwa lahan tersebut masih HGU PTPN.

Dan hasil investigasi dari Aktivis Amphibi yang juga Wartawan dari Media ini bahwa di lokasi rencana pembangunan TPS 3R tersebut terdapat Plank Proyek yang tidak lengkap datanya yaitu tidak adanya tertera bukti izin pembangunan TPS 3R tersebut dan juga izin mendirikan TPS 3R dari Dinas Lingkungan Hidup juga tidak ada tertera, bahkan juga tidak adanya tanggal mulai pekerjaan hingga tanggal akhir pekerjaan seperti layaknya plank proyek pemerintahan.

Selanjutnya salah satu syarat izin mendirikan TPS 3R adalah tidak menggangu Estetika dan tidak menggangu lalu lintas namun rencana pembangunan TPS 3R di Desa Bandar Klippa ini dekat sekali dengan jalan yang mana jalan tersebut adalah jalan pintas dari Kecamatan Percut Sei Tuan menuju kearah Kecamatan Batang Kuis yang pada waktu tertentu jalan ini selalu mengalami macat sebelum adanya TPS 3R, gimana lagi jika TPS 3R jadi dibangun dilokasi yang padat dan sempit itu.

Dan yang lebih janggal lagi hasil dari investigasi Aktivis Amphibi bahwa di dekat lokasi rencana pembangunan TPS 3R tersebut terdapat Plank Bank Sampah Dewan Center yang juga tidak tertera izin dari Dinas  Lingkunga Hidup di plank tersebut, jelas ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.

Akhirnya Aktivis Lingkungan Amphibi mensinyalir proyek ini adalah permainan Anggota Dewan.
Maka diminta kepada Kementerian terkait yaitu Menteri Lingkungan Hidup untuk menginvestigasi dan menyidiki proyek yang terdapat kejanggalan didalamnya dan mengusut siapa Anggota Dewan sebagai pelakunya jika Proyek Pemerintah ini adalah memang permainan anggota dewan yang tidak mengikuti norma2 izin tentang persampahan. ( Leo/Amphibi )

Jumat, 12 Desember 2025

Peduli Korban Banjir, Pelindo Regional 1 Berangkatkan Relawan dan Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang

Medan, Amphibi News.com -  PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 1 secara simbolis melepas 6 relawan dari total 20 relawan yang akan diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana banjir di Aceh Tamiang. Prosesi pelepasan simbolis dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025, pukul 14.00 WIB, bertempat di Kantor Ex Pelindo Regional 1, Jalan Krakatau No. 100, Medan.

Dua puluh relawan tersebut nantinya akan bertugas di Aceh Tamiang pada lokasi terdampak dengan fokus pada penyediaan dapur umum, aktivasi sumur yang masih dapat dimanfaatkan, pembersihan area permukiman, serta pendistribusian makanan dan air bersih kepada masyarakat terdampak. Misi kemanusiaan ini dijalankan melalui kerja sama dengan Baitulmaal Muamalat untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Selain pengiriman relawan, Pelindo Regional 1 juga menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan dasar warga terdampak banjir. Bantuan tersebut meliputi selimut, popok, tikar, lilin, senter, vitamin, obat-obatan, serta pakaian dalam untuk anak-anak dan dewasa. Seluruh bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat selama masa tanggap darurat.

Di lain kesempatan, Executive Director 1 Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan bahwa pengiriman relawan dan bantuan logistik ini merupakan wujud komitmen Pelindo untuk terus hadir membantu masyarakat dalam situasi darurat. Ia menegaskan bahwa sinergi dan kepedulian menjadi kunci bagi Pelindo dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana.

Pelepasan relawan beserta bantuan kemanusiaan ini menjadi bentuk kepedulian Pelindo Regional 1 dalam mendukung percepatan pemulihan serta membantu meringankan beban warga Aceh Tamiang akibat banjir.(Leo/red).

Pemprov Sumut Gelar Rapat Koordinasi Bantuan Bencana, Pelindo Regional 1 Pastikan Kesiapan Pelabuhan Belawan

Medan, Amphibi News — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Sekretariat Daerah menggelar Rapat Koordinasi Bantuan Bencana terkait kedatangan logistik bantuan dari Kementerian Pertanian yang diangkut menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh dan direncanakan tiba di Pelabuhan Belawan.

Rapat yang digelar pada Kamis, 11 Desember 2025, pukul 09.00 WIB di Posko Tanggap Darurat Bencana Provinsi Sumatera Utara, Jalan A.H. Nasution No. 7 Medan, membahas aspek teknis pembongkaran (unloading) bantuan setibanya di pelabuhan.

Dalam kegiatan tersebut, Executive Director 1 Regional 1 PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Jonedi Ramli, turut hadir dan menegaskan kesiapan Pelabuhan Belawan dalam mendukung kelancaran proses bongkar muat bantuan.

> “Pelabuhan Belawan telah kami siapkan untuk mendukung proses pembongkaran bantuan dari Kementerian Pertanian. Kami memastikan seluruh fasilitas dan koordinasi operasional berjalan optimal agar distribusi bantuan dapat segera dilakukan kepada pihak yang membutuhkan,” ujar Jonedi Ramli.



Ia menambahkan bahwa Pelindo Regional 1 terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, dan pihak terkait lainnya untuk memastikan seluruh tahap penanganan bantuan berlangsung aman, cepat, dan terkoordinasi.

Selain Pelindo Regional 1, rapat juga dihadiri oleh Dankodaeral I, Asintel Dankodaeral I, Asops Dankodaeral I, Perwira TNI pendamping swasembada pangan Prov. Sumut, Kepala bidang modernisasi pertanian selaku Pj satgas swasembada pangan Prov. Sumut, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prov. Sumut
Dan Peserta undangan rakor lainnya.

Pemprov Sumut berharap melalui koordinasi ini, proses penyaluran bantuan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak bencana.(Leo/Blw).

Kamis, 11 Desember 2025

Nasabah BPR KR Indramayu Desak Kejati Usut Pihak Eksternal Pada Kasus Korupsi Kredit Fiktif

Bandung, Amphibi News — Aliansi Nasabah Karya Remaja Indramayu (ANKRI) menyesalkan aparat penegak hukum terkait belum tuntasnya penyelesaian hak-hak nasabah BPR KR Indramayu, dan masih mengalami ketidakjelasan hingga saat ini.

Selain persoalan internal BPR dan korupsi yang menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 230 miliar tersebut, ANKRI menyoroti keterlibatan pihak eksternal dalam praktik kredit fiktif bernilai besar namun masih belum diseret ke meja peradilan. 

Pada 26 Juni lalu, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat telah menetapkan 3 tersangka yang terbukti secara hukum melakukan korupsi pada kasus BPR KR Indramayu. Ketiganya yaitu eks direksi pada lembaga tersebut. Atas kesalahannya, ketiganya dilakukan penahanan berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor Print-539/m.2/Fd.2/03/2025 tanggal 10 Maret 2025.

Dalam keterangan yang diterima redaksi, ANKRI menyebut bahwa terdapat dugaan kredit bernilai sekitar Rp 25 miliar yang melibatkan pihak eksternal berinisial HH, dikenal dengan alias “Upin Ipin”, yang disebut berhasil mengakses kredit hanya dengan jaminan berupa satu unit sepeda motor dan satu rumah dengan nilai agunan yang jauh di bawah plafon kredit. Hingga rilis ini dibuat, pihak yang tersebut seperti tidak memiliki itikad untuk pengembalian. 

ANKRI menegaskan bahwa informasi mengenai HH alias Upin Ipin ini merupakan laporan internal BPR serta hasil investigasi yang beberapa kali disebutkan oleh pihak internal BPR, persoalan ini memerlukan penyelidikan lebih jauh dan ketegasan aparat penegak hukum.

Koordinator ANKRI, Andika Prayoga, dalam pernyataan tertulisnya menyampaikan bahwa persoalan di BPR KR Indramayu bukan hanya menyangkut tata kelola internal, tetapi juga berdampak langsung terhadap nasabah yang merasa dirugikan.

“Hingga hari ini, penyelesaian hak nasabah yang menjadi korban belum menunjukkan titik terang dan penyelesaian. Kami menilai ada persoalan serius dalam tata kelola serta pengawasan lembaga keuangan daerah ini, sehingga kami menuntut kejelasan,” ujar Andika (11/12).

ANKRI secara tegas meminta Kejaksaan Tinggi Jawa Barat untuk melakukan penyelidikan menyeluruh atas dugaan tindak pidana perbankan atau praktik kredit fiktif di BPR KR Indramayu. Mengusut tidak hanya pada pihak internal, tetapi juga seluruh pihak eksternal yang diduga terlibat, termasuk terlapor berinisial HH alias “Upin Ipin”.

Andika juga menegaskan agar mengutamakan pemulihan hak nasabah yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan penyelesaian. Pihaknya menyesalkan apabila pihak eksternal yang diduga menikmati fasilitas kredit bernilai besar dengan agunan minim masih bebas berkegiatan di Indramayu, sementara nasabah terus menunggu keadilan. 

“Kami tidak ingin kasus ini berhenti pada level administrasi. Jika ada dugaan tindak pidana, maka harus diusut sampai tuntas demi menjamin integritas lembaga keuangan daerah dan perlindungan masyarakat, hingga saat ini kami nasabah yang menjadi korbannya” tegas Andika Prayoga.

Andika menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh nasabah dan masyarakat Indramayu yang menuntut ketegasan dan kejelasan agar membarengi pihaknya unjuk rasa di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat pada hari Senin tanggal 15 pekan depan. 

"Kami menanti kejelasan nasib kami agar diberikan keadilan. Kami mengajak seluruh nasabah dan masyarakat yang prihatin untuk dapat membersamai gerakan kami, kami akan demo di Kejati Jabar Senin depan" tutup Andika.(Red).

Selasa, 09 Desember 2025

Peluk Duka Warga Malalo, Relawan Amphibi Sumbar Hadir hingga ke Rumah-Rumah Terdampak Galodo

TANAH DATAR, Amphibi News — Tangis haru seorang ibu pecah saat menerima bantuan dari relawan. Rumah yang selama ini menjadi tempat berteduhnya kini hanya menyisakan dinding yang nyaris roboh dan lumpur setinggi lutut. “Kami benar-benar tidak tahu harus memulai dari mana,” ucapnya dengan suara terbata.

Kisah ini menjadi salah satu potret luka warga Malalo Tigo Jurai, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, usai dihantam banjir bandang (galodo) beberapa waktu lalu.

Melihat kondisi tersebut, Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (Amphibi) Wilayah Sumatera Barat datang tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga pelukan kekuatan dan empati.

Relawan Sisir Titik Terparah

Pada Sabtu (06/12/2025), Ketua Amphibi Sumbar, Lingga Ananda, memimpin langsung rombongan relawan menuju Dusun Muaro Ambius yang menjadi salah satu titik kerusakan terparah. Mereka menyalurkan bantuan berupa pangan, pakaian layak pakai, hingga kebutuhan mendesak lainnya.

Rombongan juga menggandeng Laskar Merah Putih (LMP) Sumbar dan LSM QBar untuk memaksimalkan evakuasi material dan pemulihan rumah warga.

“Kami turun langsung karena kami ingin melihat dan merasakan apa yang mereka rasakan. Semoga bantuan dan tenaga ini menjadi penyemangat untuk bangkit,” ujar Lingga.

Harapan di Tengah Puing

Selain menyerahkan bantuan di Posko Tambasa dan Posko 05 Muaro Ambius, relawan ikut membantu membersihkan rumah yang tertimbun lumpur, mengembalikan barang warga yang masih bisa diselamatkan, hingga menghibur anak-anak yang terdampak.

Wakil Ketua Amphibi Sumbar, Yanti Dewi Murni, menuturkan bahwa banyak anak mengalami trauma karena melihat banjir besar datang tiba-tiba dari arah bukit.

“Trauma mereka lebih dalam dari yang kita bayangkan. Kami berusaha menciptakan suasana yang membuat mereka merasa aman,” ujarnya.

Bagi sebagian warga, bantuan dan perhatian para relawan menjadi energi baru untuk mulai menata hidup yang porak-poranda.

Pelajaran dari Alam

Sekretaris Wilayah Amphibi Sumbar, Roni Pasla, menekankan bahwa pemulihan lingkungan harus berjalan seiring dengan pemulihan kehidupan warga.

“Galodo bukan hanya bencana, namun sinyal keras dari alam. Kita harus memperbaiki hulu dan DAS untuk masa depan Malalo,” katanya.

Amphibi memastikan akan terus hadir dalam pendampingan, terutama dalam upaya konservasi lingkungan dan kesiapsiagaan bencana.

Solidaritas yang Menguatkan

Bantuan yang disalurkan berasal dari donasi masyarakat selama satu minggu. Ketulusan dukungan publik tersebut menjadi bukti bahwa empati tidak mengenal jarak.

Ketua Amphibi Sumbar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari gerakan kemanusiaan ini.

“Kita mungkin tidak bisa menghapus luka sepenuhnya, tapi kita bisa memastikan mereka tidak menghadapinya sendirian,” tutur Lingga.(Leo/Red).

Kolaborasi Rescue: Amphibi Sumbar, LMP dan LSM QBar Bantu Pemulihan Malalo Terdampak Galodo

TANAH DATAR, Amphibi News — Dukungan untuk korban banjir bandang (galodo) di Malalo, Kabupaten Tanah Datar terus mengalir. Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia (Amphibi) Wilayah Sumatera Barat menggandeng Laskar Merah Putih (LMP) dan LSM QBar dalam gerakan kemanusiaan membantu pemulihan daerah terdampak.

Sabtu (06/12/2025), Amphibi menyerahkan langsung bantuan yang berasal dari donasi publik yang dihimpun selama sepekan. Bantuan berupa sembako, logistik dan pakaian layak pakai disalurkan ke Posko Bencana di Guest House Tambasa serta Posko 05 Muaro Ambius, Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan.

Ketua Amphibi Sumbar, Lingga Ananda, menjelaskan bahwa aksi ini bukan hanya soal menyalurkan bantuan materi, tetapi bagian dari langkah nyata komunitas pecinta lingkungan yang terpanggil melihat dampak kerusakan alam dan kehidupan masyarakat di sekitar Danau Singkarak.

“Bencana ini mengingatkan kita bahwa menjaga alam bukan pilihan, melainkan keharusan. Kami berharap bantuan ini dapat menguatkan para penyintas, sekaligus menjadi motivasi bersama memperbaiki lingkungan,” ujarnya.

Turun Membantu Pemulihan Rumah Warga

Tak hanya memberikan bantuan logistik, relawan Amphibi dan LMP juga turun langsung membantu membersihkan rumah warga yang dipenuhi material lumpur dan kayu-kayu besar.

Kondisi di Dusun Muaro Ambius tergolong paling parah. Banyak rumah yang masih tertutup lumpur, bahkan beberapa warga masih mencari barang-barang yang bisa diselamatkan. Amphibi menilai pemulihan fisik dan psikologis warga membutuhkan waktu cukup panjang.

Wakil Ketua Amphibi Sumbar, Yanti Dewi Murni menyebut kolaborasi antarorganisasi menjadi kunci mempercepat pemulihan.

“Kami bergerak untuk memperkuat harapan warga. Selama masyarakat butuh, kami akan terus hadir,” katanya.

Perhatian pada Konservasi dan Mitigasi Bencana

Sekretaris Wilayah Amphibi Sumbar Roni Pasla mengungkapkan, wilayah hulu dan Daerah Aliran Sungai (DAS) Malalo harus menjadi perhatian bersama agar potensi bencana serupa dapat diminimalisir.

Amphibi menekankan pentingnya rehabilitasi lingkungan serta sinergi antar pihak untuk membangun sistem mitigasi yang lebih kuat.

“Belajar dari bencana adalah langkah awal untuk melindungi generasi selanjutnya,” tambah Roni.

Relawan berharap dukungan masyarakat dan pemerintah terus berlanjut hingga kehidupan warga benar-benar pulih.(Leo/red).